PD: Pak Jokowi, Disiplinkan Menteri Anda

Dimas Prasetyaning • 19 Mei 2015 12:15
medcom.id, Jakarta: Pernyataan dari Menteri ESDM Sudirman Said bahwa pemberantasan mafia migas terhenti di meja SBY semasa menjabat Presiden RI, dianggap fitnah serius. Sebagai atasan langsung, Presiden Jokowi diingatkan tidak berpangku tangan. 
 
Demikian ujar juru bicara Partai Demokrat, Ramadhan Pohan, menanggapi kabar miring yang menerpa Ketua Umum DPP PD, Susilo B. Yudhoyono. Pernyataan disampaikannya melalui telepon, Selasa (19/5/2015).
 
"Presiden Jokowi tak boleh mendiamkan fitnah menterinya itu. Dia presiden. Jika pembantunya berbuat kesalahan fatal, yaa Pak Jokowi jangan anteng saja," kata Pohan.

Menurutnya pernyataan Menteri ESDM Sudirman Said terhadap SBY tak bisa dianggap selip lidah atau salah kutip. Bahkan karena digaungkan di media massa, artinya memang Menteri ESDM bertendensi membangun opini publik bahwa SBY bagian dari mafia migas.
 
"Pak SBY sudah klarifikasi bahkan diperkuat klarifikasi lima mantan menteri era SBY. Seskab era SBY, Dipo Alam tegaskan tak ada surat apapun ke Presiden SBY terkait Petral itu masuk ke mejanya," paparnya.
 
Kini giliran Sudirman Said yang memberikans klarifikasi. Apa maksud dari pernyataannya dan apa data-data pendukungnya. "Ya harus hari ini klarifikasinya. Menteri kok menfitna?" tegas Pohan.
 
"Sekarang bola juga ada di Pak Jokowi. Jika Presiden Jokowi adem-ayem saja, berarti ada apa-apanya!" sambungnya. 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(LHE)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan