Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. Medcom.id/Dheri Agriesta
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. Medcom.id/Dheri Agriesta

Kubu Jokowi Buka Pintu untuk Gerindra

Nasional koalisi partai pilpres 2019 pemilu serentak 2019
Damar Iradat • 31 Mei 2019 15:22
Jakarta: Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko buka suara soal peluang Partai Gerindra bergabung ke koalisi pendukung pemerintah. Koalisi tidak menutup pintu jika partai besutan Prabowo Subianto itu ingin bergabung.
 
"Ya politik, enggak ada yang enggak mungkin, serba mungkin," kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, 31 Mei 2019.
 
Wacana bergabungnya Gerindra ke koalisi pendukung pemerintahan ini mencuat pascadorongan pertemuan antara Prabowo dan Jokowi. Namun, Moeldoko mengatakan bergabung atau tidaknya Gerindra juga perlu dipikirkan soal check and balances-nya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Karena negara yang demokrasi check and balances-nya harus ada," kata dia.
 
Moeldoko mengatakan kedua kubu juga saat ini masih mengupayakan pertemuan antara Prabowo dan Jokowi. Kemungkinan kedua tokoh itu bertemu usai Idulfitri.
 
Moeldoko menjelaskan saat ini komunikasi antara kedua pihak masih terus terjalin. Ia berharap segala persoalan bangsa bisa diselesaikan jika pertemuan itu betul-betul terjadi.
 
"Komunikasi politik menempati prioritas pertama dalam upaya menyelesaikan berbagai persoalan saat ini, di mana polarisasi itu harus segera disatukan lagi," ujarnya.
 
Moeldoko pun berharap pertemuan antara Prabowo dan Jokowi dapat segera direalisasikan. Hal ini tak lepas untuk menunjukkan kedua elite bisa bersatu.
 
"Maka pertemuan Pak Jokowi dan Pak Prabowo betul-betul harus bisa diwujudkan dalam tempo yang secepatnya. Pak Jokowi sudah berupaya maksimal untuk bangun komunikasi, dan saya yakin Pak Prabowo sudah membuka, nanti tinggal momentumnya yang kami ingin bisa secepatnya," kata Moeldoko.
 
Jokowi sebelumnya sudah menyampaikan keinginan untuk bertemu dengan Prabowo. Pertemuan itu, kata dia, untuk mendinginkan suasana usai Pilpres 2019. Pertemuan dua elite politik, menurut mantan Gubernur DKI Jakarta itu akan menjadi contoh yang baik bagi masyarakat.
 
"Dilihat baik oleh masyarakat, akan dilihat baik oleh rakyat. Mendinginkan suasana, bahwa elite-elite politik rukun-rukun saja. Enggak ada masalah," kata Jokowi beberapa waktu lalu.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif