Anggota Komisi I DPR Fraksi NasDem Muhammad Farhan (kanan) dan Kabaintelkam Polri Komjen Paulus Waterpauw. Metro TV
Anggota Komisi I DPR Fraksi NasDem Muhammad Farhan (kanan) dan Kabaintelkam Polri Komjen Paulus Waterpauw. Metro TV

Primetalk

Kekerasan Bukan Solusi Redam Konflik KKB Papua

Nasional Papua kelompok bersenjata di papua Menuju Papua Damai otonomi khusus papua Primetalk Tenaga Kesehatan
MetroTV • 23 September 2021 22:32
Jakarta: Konflik antara pemerintah dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua kerap memakan korban. Baru-baru ini, salah satu prajurit TNI gugur saat mengawal evakuasi jenazah suster Gabriella di Kiwirok, Papua. 
 
Kasus ini menimbulkan isu pemberlakuan operasi militer menyeruak di antara masyarakat. Di sisi lain, beberapa pihak justru menolak pendekatan kekerasan tersebut.
 
"Kalau operasi militer seperti di Aceh 1980 itu bebannya terlalu berat. Justru yang harus dipotong itu lingkaran kekerasan. Budaya nyawa dibayar nyawa itu yang harus diputus," ucap anggota Komisi I DPR Fraksi NasDem Muhammad Farhan dalam Primetalk di Metro TV, Kamis, 23 September 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Setali tiga uang, Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri Komjen Paulus Waterpauw menekankan pendekatan kemanusiaan terbukti ampuh untuk meredam gejolak KKB. Pendekatan ini sudah terbukti sukses dipakai di 'zona panas' lain.
 
"Dulu Kabupaten Puncak Jaya adalah zona merah kekerasan KKB. Daerah itu kini menjadi hijau karena pendekatan kemanusiaan oleh bupatinya," kata dia.
 
Paulus menceritakan, pendekatan kemanusiaan ini berupa mempererat komunikasi simpatisan KKB oleh tokoh adat. Selain itu, Bupati Puncak Jaya juga dikabarkan memberi pekerjaan dan peran bagi KKB di tengah masyarakat.
 
Hal ini terbukti efektif untuk menumpas gesekan KKB di Puncak Jaya. Lebih jauh, Paulus meminta para Pemerintah Daerah di Papua dapat mencontoh hal tersebut untuk mengurangi konflik yang terjadi di Papua. (Mentari Puspadini)
 
(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif