Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Lawatan Presiden ke UEA Buahkan Komitmen Investasi US$32,7 M

Andhika Prasetyo • 04 November 2021 23:39
Jakarta: Lawatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Uni Emirat Arab (UEA) membuahkan komitmen bisnis dan investasi senilai US$32,7 miliar. Angka tersebut diperoleh dari 19 perjanjian kerja sama yang diteken pada Kamis, 4 November 2021.
 
Kesepakatan kerja sama yang ditandatangani di antaranya pengembangan pelabuhan antara Indonesia Investment Authority (INA) dan DP World; dan investasi Refinery Unit Balikpapan antara PT Kilang Pertamina Internasional, Mubadala Petroleum, dan INA. Ada juga pembangunan proyek floating solar panel antara Masdar dan Pertamina New Renewable Energy; serta penguatan laboratorium antara Bio Farma dan Hayat Biotech.
 
"Jika ditotal, nilai komitmen yang diperoleh sampai titik ini, dalam kunjungan ini, adalah US$32,7 miliar," tutur Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Lestari Priansari Marsudi di Dubai, UEA, Kamis, 4 November 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Sri Mulyani Berharap Dubai Expo 2022 Angkat Potensi Perdagangan hingga Investasi RI
 
Retno memperkirakan nilai investasi akan terus bertambah. Pasalnya, masih ada pertemuan bisnis antara pelaku usaha Indonesia dan Amerika Serikat (AS) yang belum masuk ke penghitungan.
 
Menteri Investasi Bahlil Lahadalia menekankan Indonesia memberi karpet merah bagi semua negara yang ingin merealisasikan investasi di Tanah Air. Pemerintah tidak condong kepada satu negara saja.
 
"Oleh karena itu, kita di Dubai juga melakukan pertemuan dengan pengusaha dari AS," ucap Bahlil.
 
Kendati demikian, tidak semua rencana investasi akan diterima. Pemerintah hanya akan membuka pintu bagi pelaku usaha yang mau membantu Indonesia memperkuat hilirisasi.
 
"Kenapa hilirisasi? Karena salah satu visi besar Bapak Presiden adalah tentang bagaimana membangun transformasi ekonomi yang wujudnya adalah nilai tambah dengan industrialisasi," jelas Bahlil.
 
Bahlil berharap nilai US$32,7 miliar yang sudah dipegang Indonesia bisa didongkrak lagi. Potensi nilai investasi dinilai bisa menjadi paling tidak di atas US$35 miliar.
 
Komitmen investasi tak hanya didapat dari UEA. Saat Presiden Jokowi bertemu investor di Glasgow di sela-sela KTT Pemimpin Dunia COP26, Indonesia mendapatkan komitmen investasi US$9,2 miliar.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif