Ketua DPR Bambang Soesatyo/MI/Rommy Pujianto
Ketua DPR Bambang Soesatyo/MI/Rommy Pujianto

Pemerintah Diminta Evaluasi Pelaksanaan Infrastruktur Abaikan K3

Nasional crane roboh
Ilham wibowo • 05 Februari 2018 11:35
Jakarta: Ketua DPR Bambang Soesatyo tak ingin pelaksanaan proyek infrastruktur mengabaikan aspek kesehatan dan keselamatan kerja (K3). Jatuhnya crane di lokasi proyek rel ganda Manggarai-Jatinegara, Minggu, 4 Februari 2018, menewaskan empat pekerja dan lima lainnya terluka tak boleh terulang.
 
"Meminta pemerintah mengevaluasi terhadap pelaksana proyek-proyek infrastruktur yang mengabaikan kesehatan dan keselamatan kerja," kata Bambang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 5 Februari 2018.
 
Ia juga meminta Komisi V dan Komisi IX merespons dengan memanggil pemerintah. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dinilai mesti menjelaskan dan mempertanggungjawabkan kejadian tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Mengingat sejak akhir tahun lalu tercatat adanya 12 kecelakaan kerja proyek infrastruktur," tegas politikus Golkar itu.
 
Kejadian itu juga perlu diselidiki kepolisian. Dugaan adanya pelanggaran standar operasional prosedur pengerjaan proyek dua jalur ganda tersebut perlu diusut tuntas.
 
Kontraktor proyek PT Hutama Karya juga diminta bertanggung jawab dan tidak melanggar ketentuan UU Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung serta UU Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi. Keluarga korban mesti dijamin mendapatkan haknya.
 
"Meminta Komite Keselamatan Konstruksi Kementerian PUPR bersama Asosiasi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi Indonesia (A2K4I) mengevaluasi prosedur kerja dan keselamatan pada sejumlah proyek strategis dan proyek dengan risiki tinggi lainnya," ucap Bambang.
 

 

(OJE)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif