Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon. ANT/Hafidz Mubarak.
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon. ANT/Hafidz Mubarak.

Alissa Wahid Geram dengan Puisi Fadli Zon

Nasional fadli zon
Annisa ayu artanti • 06 Februari 2019 09:11
Jakarta: Putri Abdurrahman Wahid, Alissa Wahid menganggap puisi Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon kelewatan. Alissa menilai Fadli menyindir ulama Nahdlatul Ulama (NU) KH Maimun Zubair dalam puisi berjudul 'doa yang tertukar'.
 
"Saya tidak pernah mengomentari Pak @fadlizon sebelum ini, namun kali ini kalau 'kau' dalam puisinya adalah Mbah Moen, sudah keterlaluan menyindir Mbah Moen sebagai pembegal doa," kata Aliisa melalui akun twitternya, Selasa, 5 Februari 2019.
 
Alissa geram dengan puisi yang dibuat Fadli Zon. Padahal, kata dia, calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto juga diterima dengan baik oleh Mbah Moen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Alissa mempertanyakan sosok 'kau' dalam puisi Fadli Zon itu. Kata dia, puisi yang dibuat Fadli sangat politis. Ia pun meminta Fadli meminta maaf.
 
"Doa yang sakral kenapa kau tukar, direvisi sang bandar, dibisiki kacung makelar. Karena puisi anda puisi politik, mohon jelaskan siapa bandar? Siapa pembisik? Siapa kacung makelar? Bukan Kau," cuit @AlissaWahid.
 
Namun, Fadli tak langsung meminta maaf atas puisi itu. Ia justru mengajak Alissa berdiskusi mengenai puisinya.
 
"Kapan-kapan kita buat diskusi puisi yuk," kata Fadli Zon.

 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif