Presiden Joko Widodo (kiri) bersalaman dengan Prabowo Subianto (kanan) usai bersama-sama menaiki moda transportasi MRT di Stasiun MRT Senayan, Jakarta. (Foto: MI/Pius Erlangga)
Presiden Joko Widodo (kiri) bersalaman dengan Prabowo Subianto (kanan) usai bersama-sama menaiki moda transportasi MRT di Stasiun MRT Senayan, Jakarta. (Foto: MI/Pius Erlangga)

Jokowi-Prabowo Menunjukkan Kematangan Demokrasi

Nasional pilpres 2019
Annisa ayu artanti • 13 Juli 2019 12:26
Jakarta: Politisi Golkar Rizal Malarangeng menilai pertemuan Presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto hari ini menunjukkan kematangan demokrasi Indonesia.
 
"(Pertemuan) Bagus, itu kan sebuah cara untuk menunjukan demokrasi Indonesia adalah demokrasi yang matang," kata Rizal di kawasan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu, 13 Juli 2019.
 
Rizal menyampaikan, pertemuan kedua tokoh hari ini bukan akhir dari demokrasi Indonesia tetapi sebuah permulaan. Demokrasi, menurutnya, tidak bisa berjalan sendiri tetapi membutuhkan peran banyak pihak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga:Jokowi: Tidak Ada Lagi Cebong dan Kampret
 
"Demokrasi kan sebuah sistem. Bukan dua orang salaman demokrasi bekerja selesai. Sebuah sistem pemerintah yang mengontrol, pemerintah yang memimpin, yang melihat, yang mengawsi. Ini sebuah kompleksitas yang harus bekerja bersama," ujar Rizal.
 
Di sisi lain, Rizal juga menegaskan oposisi bukan lah musuh. Meski pada masa pemilu kedua kubu saling sikut perlu ada keseimbangan sistem pasca-pemilu. Hari ini terlihat keseimbangan mulai dibangun dengan pertemuan Jokowi dan Prabowo.
 
"Saya kira Pak Jokowi dan Pak Prabowo memahami itu. Jadi kalau salaman itu bagus sekali," tukas Rizal.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif