Mendagri Tito Karnavian dan dua pimpinan KPK Alexander Marwata dan Saut Situmorang. Foto: Istimewa
Mendagri Tito Karnavian dan dua pimpinan KPK Alexander Marwata dan Saut Situmorang. Foto: Istimewa

Tito Ajak KPK Sisir Rp800 Triliun Anggaran Daerah

Nasional apbd kemendagri
M Sholahadhin Azhar • 30 Oktober 2019 14:14
Jakarta: Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenahi penyerapan anggaran di daerah. Dia ingin penggunaan anggaran tepat sasaran.
 
"Kita tahu bahwa tahun depan itu lebih kurang Rp800 triliun anggaran yang akan ditansfer ke daerah, baik provinsi, maupun kabupaten, dan kota. Ini memerlukan pembinaan," ujar Tito di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jalan Medan Merdeka Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu, 30 Oktober 2019.
 
Menurut dia, kolaborasi dua instansi diniatkan sebagai upaya pengelolaan, pengawasan, dan pembinaan anggaran. Ada beberapa masukan dari Korps Antirasuah terkait pengelolaan anggaran.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Masukan itu menyasar delapan pos anggaran daerah, misalnya proses perencanaan, dana desa, dan manajemen aset. Tito tak membeberkan semuanya, tetapi dia telah menginventarisasi saran KPK itu.
 
"Ini masukan yang sangat penting bagi jajaran Kemendagri nanti, terutama masukan rencana aksi 2020," kata Tito.
 
Pada Desember 2019, dia akan mengundang seluruh kepala daerah untuk sinkronisasi pengawasan supaya tak ada penyimpangan anggaran. Harmonisasi kegiatan di daerah diperlukan agar searah dengan program prioritas Presiden Joko Widodo.
 
"Tolong kalau ada program-program rencana untuk tahun 2020 betul-betul disesuaikan selain dengan kebutuhan lokal juga dengan visi-misi Bapak Presiden," ujar dia.
 
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menyoroti visi-misi Presiden dalam program kerja daerah. KPK akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Kemendagri sebagai poros pemerintahan dalam negeri yang memegang kendali pembinaan pemerintah daerah.
 
"Terkait dengan infrastruktur, SDM (sumber daya manusia), investasi, itu yang menjadi konsen dari Bapak Presiden (Joko Widodo), KPK juga akan memfokuskan ke area itu," kata Alex.
 

 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif