Presiden Joko Widodo. ANT/Sigid Kurniawan
Presiden Joko Widodo. ANT/Sigid Kurniawan

Jokowi Sentil BUMN Lepas Tangan ke Korporasi Petani dan Nelayan

Nasional nelayan petani koperasi
Nur Azizah • 06 Oktober 2020 10:23
Jakarta: Presiden Joko Widodo mengingatkan perusahaan di bawah naungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lepas tangan dengan korporasi petani dan nelayan. Perusahaan diminta mendampingi korporasi.
 
"Peran BUMN, peran swasta besar, atau BUMD, bukan semata-mata sebagai off taker (mengambil alih) tapi mendampingi mereka, mendampingi korporasi petani, mendampingi korporasi nelayan sampai tercipta model bisnis yang benar-benar berjalan," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa, 6 September 2020.
 
Jokowi menilai BUMN dan swasta belum bisa menjadi pendamping yang optimal. Padahal, Kepala Negara sering memerintahkan untuk mencontoh sistem korporasi negara lain.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya sudah perintahkan sebetulnya beberapa tahun lalu untuk melihat Felda di Malaysia, untuk melihat korporasi sapi di Spanyol. Model-model yang bagus seperti itu sebenarnya gampang kita tiru," tutur dia.
 
Presiden ke-7 RI itu mendesak menteri terkait membanggakan satu hingga dua korporasi percontohan. korporasi mesti memiliki ekosistem bisnis yang saling tersambung.
 
"Mulai dari teknologi, manajemennya juga dibenahi, saya kira kalau ini dilakukan tentu saja intervensi pengolahan hasil panen, mulai packing, branding, sampai strategi pemasaran," ujar dia.
 
(Baca: Jokowi Desak Koperasi Petani dan Nelayan Dioptimalkan)
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif