Ilustrasi--Partai Solidaritas Indonesia (PSI)--MI/Adam Dwi
Ilustrasi--Partai Solidaritas Indonesia (PSI)--MI/Adam Dwi

Penggalangan Dana PSI Jakarta Tembus Rp107 Juta

Nasional parpol
Antara • 18 September 2017 14:29
medcom.id, Jakarta: Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DKI Jakarta menggalang dana sebagai modal kampanye bagi calon anggota legislatif 2019. Dana sumbangan sudah terkumpul Rp107 juta.
 
"Targetnya Rp80 juta," kata Bendahara Umum PSI Jakarta Nadia Kemala di Jakarta, Senin 18 September 2017.
 
Menurut dia, dana yang terkumpul berasal dari 67 penyumbang. Mereka adalah pengurus dan anggota PSI serta relawan "Patungan Rakyat" yang dibuka sejak Minggu malam 17 September 2017.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Semua yang berdonasi wajib menulis surat pernyataan mereka siap menyerahkan sumbangan ke Komisi Pemilihan Umum. Jika tidak, PSI Jakarta akan mengembalikan dana yang masuk kepada negara," ujar Nadia.
 
Patungan Rakyat PSI Jakarta diagendakan rutin. Pada 30 September 2017, PSI akan melakukan kegiatan sejenis di Balai Kartini, Jakarta.
 

 
Ketua DPW PSI DKI Jakarta Michael Victor Sianipar mengungkapkan kegiatan Patungan Rakyat adalah upaya untuk mematahkan anggapan publik, bahwa menjadi politikus itu mahal.
 
"Kenapa koruptor ditangkap setiap minggu tapi seolah tidak ada habisnya? Karena susah bagi orang baik dan berintegritas masuk politik. Mereka tidak tahu mulai dari mana dan bagaimana berkampanye dengan dana yang sah," terangnya.
 
"Kami di PSI punya teori bahwa akar permasalahan korupsi adalah pendanaan politik. Melalui Patungan Rakyat, kita cabut akar korupsi itu," ucapnya.
 
PSI ingin membantu para orang baik ini untuk masuk ke politik. Salah satunya lewat bantuan dana kampanye lewat Patungan Rakyat. "Ini baru semangat gotong royong mendukung orang baik masuk ke DPR dan DPRD," tutur Michael.
 
PSI Jakarta, lanjut dia, ingin memulai budaya politik baru, yang juga mengajak partai lain untuk melakukan penggalangan dana yang sah dan terbuka.
 
"Semua orang berhak memiliki parpol, sehingga tanggung jawab partai bukan kepada seorang ketua umum saja atau kepada satu atau dua orang pemodal besar, tapi langsung kepada masyarakat. Itulah budaya akar rumput yang PSI ingin bangun di Indonesia," ungkap Michael.
 

(YDH)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif