Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asyari - Medcom.id/Faisal Abdalla
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asyari - Medcom.id/Faisal Abdalla

Pemilu Maret 2024 Dianggap Paling Tepat

Anggi Tondi Martaon • 06 Maret 2021 11:04
Jakarta: Usulan pencoblosan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 pada Januari dinilai kurang tepat. Penyelenggara mengusulkan waktu terbaik melakukan pemungutan suara.
 
"Hari-H pencoblosan Pemilu 2024 pada bulan Maret 2024 adalah pilihan yang moderat," kata Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy'ari dalam keterangan tertulis, Sabtu, 6 Maret 2021.
 
Setidaknya ada beberapa pertimbangan jadwal pencoblosan berat dilakukan pada Januari 2024. Pertama, cuaca. Berkaca pada awal tahun ini, curah hujan di Indonesia cukup tinggi. Akibatnya, banjir melanda sejumlah wilayah Indonesia. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), 304 bencana banjir terjadi sejak Januari hingga 1 Maret 2021. Adapun total bencana alam yang terjadi mencapai 657. 
 
Selain itu, bila pencoblosan dilakukan awal tahun 2024, yakni Januari atau Februari. Hal itu akan merepotkan pemilih dan penyelenggara.
 
"Karena konsentrasi pasti terbelah dan lebih memprioritaskan penyelamatan jiwa dan harta benda (evakuasi) daripada penyelenggaraan Pemilu," ungkap dia.
 
Baca: Pencoblosan Pilpres 2024 Diusulkan Januari, Bukan April
 
KPU perlu minta pertimbangan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk memprediksi cuaca pada Januari, Februari, dan Maret 2024. 
 
Tak hanya cuaca, KPU juga harus mempertimbangkan hari besar keagamaan yang berlangsung pada bulan-bulan tersebut. Misalnya, Ramadan dan Hari Raya Idulfitri.
 
"KPU perlu meminta pertimbangan para ahli ilmu falak UIN (Universitas Islam Negeri) dan pesantren," ungkap dia.
 
Pertimbangan kedua yaitu anggaran. Hasyim menyebut pencairan anggaran baru dilakukan pada Januari dan Februari setiap tahun. 
 
"Biasanya bulan Januari dan Februari masih merepotkan, karena itu sebaiknya hari pencoblosan setelah Februari 2024," ujar dia.
 
Selain itu, Hasyim menyebut jika pencoblosan dilakukan pada Maret 2024, maka tahapan Pemilu 2024 dimulai pada Juli 2022. Artinya, tahapan dimulai 20 bulan sebelum hari H pencoblosan.
 
Wakil Ketua Komisi II DPR Luqman Hakim mengusulkan jadwal pencoblosan Pemilu 2024 dilakukan pada Januari. Alasannya, Pemilu dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dilakukan dalam tahun yang sama.
 
"Maka perlu dilakukan penyesuaian waktu coblosan pemilu," kata Luqman dalam keterangan tertulis, Jumat, 5 Maret 2021.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif