medcom.id, Manado: Gubernur Sulawesi Utara Sinyo Harry Sarundajang mengatakan proses pilkada langsung yang dipilih oleh rakyat baru mau berjalan sepuluh tahun. Dalam proses ini belum menjadi ukuran bahwa demokrasi melalui pemilukada langsung perlu dikembalikan melalui mekanisme pilkada melalui DPRD.
Anggota Dewan Pertimbangan Partai Demokrat ini dengan tegas mengatakan, sistem pilkada tidak langsung atau pilkada melalui DPRD justru akan mematikan demokrasi yang selama ini diperjuangkan.
Sinyo merupakan Gubernur Sulawesi Utara pertama yang dipilih secara langsung oleh rakyat pada tahun 2005, dimana sistem itu baru diterapkan pada periode pertama Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono.
Banyak keraguan oleh berbagai pihak pada saat itu, sinyo mengungkap pada akhirnya proses demokrasi itu berjalan dengan baik.
Sebelum menjabat Gubernur Sulawesi Utara, Sinyo juga pernah menjabat wali kota di provinsi tersebut yang dipilih melalui mekanisme pilkada tak langsung, yakni kepala daerah dipilih oleh wakil rakyat di DPRD.
Dia menilai sistem pilkada yang saat ini diterapkan jauh lebih demokratis ketimbang sistem pilkada tak langsung. Dia meminta supaya sistem pilkada yang selama sepuluh tahun ini berjalan, jangan diganggu dulu, untuk mematangkan sistem berdemokrasi di negara ini.
medcom.id, Manado: Gubernur Sulawesi Utara Sinyo Harry Sarundajang mengatakan proses pilkada langsung yang dipilih oleh rakyat baru mau berjalan sepuluh tahun. Dalam proses ini belum menjadi ukuran bahwa demokrasi melalui pemilukada langsung perlu dikembalikan melalui mekanisme pilkada melalui DPRD.
Anggota Dewan Pertimbangan Partai Demokrat ini dengan tegas mengatakan, sistem pilkada tidak langsung atau pilkada melalui DPRD justru akan mematikan demokrasi yang selama ini diperjuangkan.
Sinyo merupakan Gubernur Sulawesi Utara pertama yang dipilih secara langsung oleh rakyat pada tahun 2005, dimana sistem itu baru diterapkan pada periode pertama Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono.
Banyak keraguan oleh berbagai pihak pada saat itu, sinyo mengungkap pada akhirnya proses demokrasi itu berjalan dengan baik.
Sebelum menjabat Gubernur Sulawesi Utara, Sinyo juga pernah menjabat wali kota di provinsi tersebut yang dipilih melalui mekanisme pilkada tak langsung, yakni kepala daerah dipilih oleh wakil rakyat di DPRD.
Dia menilai sistem pilkada yang saat ini diterapkan jauh lebih demokratis ketimbang sistem pilkada tak langsung. Dia meminta supaya sistem pilkada yang selama sepuluh tahun ini berjalan, jangan diganggu dulu, untuk mematangkan sistem berdemokrasi di negara ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(LAL)