Ilustrasi. Foto: MI /Panca Syurkani.
Ilustrasi. Foto: MI /Panca Syurkani.

Otsus Tingkatkan Kualitas SDM Asli Papua

Nasional Papua otonomi khusus papua Papua Barat
Medcom • 10 Mei 2022 12:43
Jakarta: Kebijakan Otonomi Khusus (Otsus) Papua disebut mendorong pembangunan fisik maupun sumber daya manusia (SDM). Kebijakan dana otsus juga meningkatkan standar pendidikan masyarakat asli Papua.
 
Direktur kajian Pusat Kajian Kebijakan Publik Pemerintah Indonesia (Puskappi) Bobby Darmanto mengatakan, dari hasil kajian yang dilakukan Puskappi terbukti dana otsus telah membangun jalan pikiran rakyat Papua untuk memiliki kemampuan bersaing. 
 
"Rakyat Papua mendapatkan beasiswa dari dana otsus. Mahasiswa asli Papua kini mampu bersaing dengan mahasiswa lain baik tingkat nasional maupun internasional," kata Bobby saat diskusi virtual bertajuk Prospektif Pembangunan Papua Era New Normal, Selasa, 10 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bobby mengungkapkan, saat ini 10 mahasiswa Indonesia asal Papua lulus dari universitas terkemuka di Amerika Serikat. Semua mahasiswa tersebut penerima beasiswa otsus Papua. 
 
"Berkat dana otsus, ada 10 mahasiswa asli Papua lulus dari universitas terkemuka di Amerika Serikat. Seperti Universitas Corban, ini menjadi bukti dana otsus telah mendukung pembangunan manusia unggul Papua yang sejajar di dunia internasional," kata Bobby. 
 
Konjen RI di San Francisco Prasetyo Hadi mengatakan mahasiswa Papua merupakan bagian dari sekitar 240 penerima beasiswa yang lulus dan di wisuda pada semester pertama tahun 2022. 
 
"Kami semua bahagia dan bangga, putra putri terbaik bangsa telah lulus. Ini menunjukkan ketekunan dan kedisiplinan belajar membuahkan hasil yang diharapkan," kata Prasetyo.
 
Sebelumnya, Wakil Bupati Asmat Thomas Eppe Safanpo menyebut banyak mahasiswa Papua yang mendapat beasiswa dari dana otsus berhasil menjadi polisi dan tentara. Bahkan, berbagai lembaga adat, lembaga keagamaan di Papua juga menikmati dana otsus.
 
Menurutnya, rakyat Papua tidak boleh termakan dengan agitasi-agitasi politik kelompok kontra pemerintah tolak otsus. Agitasi-agitasi politik hanya bisa dilawan dengan data dan informasi yang benar yang bisa diakses oleh publik. 
 
“Banyak sekali dampak otsus positif selama 18 tahun, misalnya banyak mahasiswa yang dibiayai dari otsus. Banyak polisi dan tentara orang asli Papua yang direkrut jadi aparat. Biaya perekrutan dan pelatihannya dibiayai dana otsus, ini tidak pernah dibuka kepada publik,” kata Thomas.
 
(FZN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif