Presiden Jokowi dan Wakilnya Ma'ruf Amin. Foto: Medcom.id/Achmad Zulfikar Fazli
Presiden Jokowi dan Wakilnya Ma'ruf Amin. Foto: Medcom.id/Achmad Zulfikar Fazli

Tekan Covid, Kebijakan Jokowi Memuaskan Publik

Nasional survei Kebijakan Jokowi soal Pandemi
Medcom • 01 Mei 2021 10:00
Jakarta: Keputusan pemerintah melarang mudik dan membatasi mobilitas masyarakat dinilai kebijakan yang tepat. Presiden Jokowi mendapat apresiasi dari publik atas kerja keras mengatasi pandemi dan dampak ekonomi yang ditimbulkannya.
 
“Kepuasan terhadap Jokowi meningkat, publik bersimpati atas upaya pemerintah mengatasi covid-19 dan masalah ekonomi,” kata Direktur Eksekutif New Indonesia Research and Consulting, Andreas Nuryono, Sabtu, 1 Mei 2021.
 
Tingkat kepuasan publik terhadap Presiden Jokowi mencapai 72,6 persen, naik tipis dari survei bulan Februari 2021 sebesar 70,3 persen.
 
Menurut Andreas, ketegasan pemerintah melarang mudik menjadi pilihan strategis agar lonjakan kasus covid-19 seperti di India tidak terjadi di Indonesia.
 
Pemerintah juga terus menggencarkan vaksinasi untuk menyasar segmen masyarakat yang lebih luas.
 
Sebagai catatan, sejumlah negara di dunia sempat mengalami kesulitan karena embargo terhadap vaksin AstraZeneca. Indonesia relatif cepat melaksanakan vaksinasi dan berhasil mengamankan stok vaksin khususnya Sinovac dari China.
 
Andreas menyebut ada 25,3 persen publik yang merasa tidak puas terhadap Jokowi, turun dari survei bulan Februari 2021 sebesar 26,8 persen.
 
Andreas mengatakan, dampak pandemi terhadap ekonomi masih dirasakan oleh pelaku usaha dan masyarakat. Pertumbuhan pada kuartal I/2021 diprediksi masih terkontraksi atau berada pada posisi negatif, meskipun bergerak naik dari kuartal sebelumnya.
 
Komunikasi publik dari pemerintah pun kerap tampak bertolak belakang dan membingungkan. Di satu sisi pemerintah melarang mudik, tapi membolehkan berwisata. Sebagai catatan, sebanyak 2,1 persen responden menyatakan tidak tahu/tidak jawab.
 
Survei dilakukan pada 15-22 April 2021, dengan sambungan telepon kepada 1200 orang responden yang dipilih acak. Margin of error ±2,89 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
 
(FZN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif