Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Polisi Diminta Tetap Persuasif Meladeni Pedemo

Nasional Demo Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja
Yogi Bayu Aji • 14 Oktober 2020 23:55
Jakarta: Wakil Ketua MPR Ahmad Muzani meminta polisi tetap bersikap humanis dalam meladeni pedemo Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker). Pendekatan persuasif kepada masyarakat, khususnya selama unjuk rasa, harus terus diutamakan.
 
"Tujuannya agar aksi unjuk rasa dapat tetap terjaga," kata Muzani dalam keterangan tertulis, Rabu, 14 Oktober 2020.
 
Di sisi lain, dia kecewa unjuk rasa beberapa hari belakang terus dilanda kericuhan. Demonstrasi, kata dia, sejatinya menjadi wadah rakyat mengutarakan pendapat yang dilindungi negara lewat UU Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Muzani berharap aksi unjuk rasa masyarakat ke depan berjalan damai dan kondusif. Dengan begitu, aspirasi publik dapat tersampaikan tanpa merugikan orang lain.
 
"Karena tujuan dari unjuk rasa itu adalah menyampaikan perasaan agar perasaan tentang persoalan yang dikemukakan itu bisa terungkap. Tapi kemudian karena terjadinya berbagai macam gesekan, akhirnya apa yang menjadi aspirasi justru menjadi bias," jelas dia.
 
Baca: Polri Ngeri Membaca Percakapan Grup WA KAMI
 
Politikus Partai Gerindra itu prihatin atas penangkapan aktivis, Jumhur Hidayat dan Syahganda Nainggolan, serta belasan anggota Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) dan Pelajar Islam Indonesia (PII) terkait kerusuhan. Pasalnya, mereka sejatinya menyuarakan aspirasi rakyat.
 
"Mereka yang ditangkap itu adalah kawan-kawan, saudara-saudara yang merupakan seorang aktivis sejati," ungkap Ahmad.

 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif