Andi Arief Sebut Prabowo Jenderal Kardus

Marcheilla Ariesta 08 Agustus 2018 22:54 WIB
pilpres 2019
Andi Arief Sebut Prabowo Jenderal Kardus
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (ANT/MUHAMMAD ADIMAJA)
Jakarta: Politikus Partai Demokrat Andi Arief tetiba mengungkapkan sinyal partainya bercerai dengan koalisi Prabowo Subianto. Dia mengatakan, Prabowo lebih tertarik dengan uang yang digelontorkan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.

Pernyataan mengejutkan ini disampaikan dua hari jelang batas waktu pendaftaran calon presiden dan wakil presiden.

"Prabowo ternyata kardus, malam ini kami menolak kedatangannya ke Kuningan. Bahkan keinginan dia menjelaskan lewat surat sudah tak perlu lagi. Prabowo lebih menghargai uang ketimbang perjuanga. Jenderal kardus," tulis Andi Arief lewat akun Twitter-nya, Rabu 8 Agustus 2018.




Dia menjelaskan, Sandiaga Uno membayar mahar ke Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), masing-masing Rp500 miliar untuk menjadi calon wakil presiden usungan oposisi.

"Baru tadi malam Prabowo datang dengan semangat perjuanga. Hanya hitungan jam dia berubah sikap karena uang. Besar kemungkinan kami akan tinggalkan koalisi kardus ini," seru Andi kepada wartawan, Rabu 8 Agustus 2018.

Andi Arief menduga, Sandiaga Uno dan Prabowo terlibat pengaturan skor dalam pertandingan dengan Presiden Joko Widodo. Dia menambahkan Partai Demokrat tidak mengalami kecocokan dengan Prabowo.

"Partai Demokrat tidak alami kecocokan karena Prabowo dalam menentukan cawapresnya dengan menunjuk orang yang mampu membayar PKS dan PAN. Ini bukan DNA kami," pungkasnya.

Sebelumnya, beredar kabar Ketua Umum Partai Gerindra akan meminang Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dari Partai Demokrat mendampinginya dalam bursa pemilihan presiden. Meski demikian, AHY belum diumumkan secara resmi untuk menjadi pendampingnya.



(LDS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id