Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

Pemerintah Belum Menutup Pintu Masuk dari Singapura

Nasional indonesia-singapura Singapura kemenkes covid-19 Penularan covid-19
Theofilus Ifan Sucipto • 19 September 2021 11:45
Jakarta: Pemerintah belum berencana menutup pintu kedatangan dari Singapura usai kasus covid-19 melonjak di negara tersebut. Namun pemerintah tetap mengawasi ketat kedatangan pelaku perjalanan dari Negeri Singa.
 
"Sampai saat ini belum ada kebijakan untuk menutup pintu masuk kedatangan dari Singapura," kata juru bicara vaksinasi covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi kepada Medcom.id, Minggu, 19 September 2021.
 
Nadia menegaskan Indonesia tidak akan mengendurkan upaya pencegahan. Sehingga, kasus impor covid-19 bisa dihindari.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Tertinggi Sejak April 2020, Kasus Harian Covid-19 Singapura Lewati 1.000
 
"Kita hanya memastikan saja semua yang datang dari Singapura harus melakukan karantina sesuai prosedur," papar dia. 
 
Rincian prosedur yakni pelaku perjalanan internasional melakukan pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) pertama saat hari pertama kedatangan. Kemudian, dilanjutkan dengan karantina sampai hari ke-8.
 
Pada hari ke-7, dilakukan pemeriksaan PCR kedua. Setelah diketahui hasilnya negatif, baru dinyatakan selesai melaksanakan karantina.
 
"Bila pada pemeriksaan PCR kedua di hari ke-7 kedatangan dari pelaku perjalanan luar negeri menjadi positif, maka harus melakukan isolasi terpusat ataupun melakukan perawatan di fasilitas pelayanan kesehatan seperti rumah sakit," ujar Nadia.
 
Dia berharap protokol ini bisa diterapkan satuan tugas covid-19 di bandara udara dan pelabuhan dengan ketat dan serius. Upaya itu bisa dilakukan dengan menggandeng pemerintah daerah setempat. 
 
Kementerian Pendidikan Singapura memutuskan menggelar sistem belajar sekolah tatap muka menjadi belajar dari rumah. Sebab, kasus covid-19 Singapura bertambah 935 kasus pada Jumat, 17 September 2021. Penambahan itu yang tertinggi sejak April 2021.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif