Presiden Joko Widodo (Jokowi). Foto: Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi). Foto: Sekretariat Presiden

Singgung Wacana 3 Periode, Presiden Jokowi Diyakini Patuh Pada Konstitusi

Whisnu Mardiansyah • 03 September 2022 12:54
Jakarta: Pidato Presiden Joko Widodo yang menyinggung soal wacana masa jabatan 3 periode saat bertemu relawan di Bandung, tak bisa diartikan akan melanjutkan kepemimpinannya. Presiden saat itu hanya mengungkapkan kebebasan rakyat berbicara mengenai wacana tersebut.
 
"Pak Jokowi jelas dan sangat jelas tidak punya kewenangan apapun untuk mengubah jabatan Presiden menjadi 3 periode. Karena sudah jelas yang punya kewenangan untuk membuat jabatan Presiden menjadi 3 periode hanya MPR, yaitu lembaga legislatif, Presiden tidak bisa karena Presiden adalah lembaga eksekutif," kata Wakil Ketua Umum Partai Garuda Teddy Gusnaidi di Jakarta, Sabtu, 3 September 2022.
 
Teddy meyakini Presiden Joko Widodo sosok yang patuh pada konstitusi. Terkait wacana 3 periode yang beliau sampaikan dalam pidato di Musyawarah Rakyat (Musra), sangat jelas terkait dengan kebebasan menyatakan pendapat, bukan urusan soal amandemen. 
 
Baca: Keberhasilan Penegakan Hukum Dongkrak Kepuasan Terhadap Kinerja Jokowi

"Ini dua hal yang berbeda, urusan 3 periode adalah urusan lembaga legislatif, bukan urusan Presiden. Urusan Presiden adalah bagaimana demokrasi dan hak rakyat tidak dikebiri oleh pihak lain sesuai dengan amanat UUD 45. Jadi Presiden sedang menjalankan peran dan fungsinya dalam pidato tersebut," jelas Teddy.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menyayangkan ada pihak-pihak yang kembali mengembuskan isu jika Presiden Joko Widodo ingin masa jabatannya diperpanjang. 
 
"Padahal jelas Jokowi hanya ingin melindungi kebebasan berpendapat, bahwa setiap warga negara berhak menyuarakan pendapatnya selama tidak melanggar aturan," ujarnya.
 
Sebelumnya, dalam pidatonya di acara Musyawarah Rakyat (Musra) Relawan Jokowi, Presiden Joko Widodo menyinggung wacana masa jabatan 3 periode. Menurut Jokowi, wacana itu tidak ada salahnya disuarakan karena rakyat bebas berpendapat.
 
"Ini forumnya rakyat, boleh rakyat bersuara kan? Jangan sampai ada yang baru ngomong tiga periode sudah ramai. Itu kan tataran wacana, kan boleh saja orang menyatakan pendapat," kata Jokowi. 
 
Namun, Jokowi menegaskan ia berkomitmen tetap taat pada konstitusi yang membatasi masa jabatan Presiden hanya 2 periode. 
 
"Konstitusi tidak memperbolehkan ya. Sudah jelas itu. Sekali lagi, saya akan selalu taat pada konstitusi dan kehendak rakyat. Saya ulangi, saya akan taat konstitusi dan kehendak rakyat," ujar Jokowi.

 
(WHS)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif