ANT/Andika Wahyu
ANT/Andika Wahyu

Demokrat Bakal Beri Penjelasan Soal UU Pilkada ke SBY

M Rodhi Aulia • 27 September 2014 14:57
medcom.id, Jakarta: Partai Demokrat akan memberikan penjelasan kepada Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait Paripurna pengesahan RUU Pilkada Jumat (26/9/2014) lalu.
 
"Pak SBY masih di luar negeri (Amerika Serikat). Nanti begitu pulang akan dapatkan keterangan, penjelasan (soal) posisi yang kami ambil," kata Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Ramadhan Pohan dalam diskusi bertema Drama Parlemen di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (27/9/2014).
 
Ramadhan menegaskan, aksi walkout yang berujung pada Pilkada tak Langsung itu, sama sekali tidak berkaitan dengan dua kubu lainnya di parlemen, yakni Koalisi Merah Putih dan Koalisi Indonesia Hebat.

"Ini tak ada hubungan dengan KMP dan koalisi merah (PDIP, PKB, Hanura)," terangnya.
 
Pohan menambahkan, aksi walkout yang mereka lakukan, minus lima orang Anggota FPD, merupakan bentuk protes karena Paripurna tak bisa mengakomodir sleuruh syarat yang diajukan.
 
Ramadhan juga membantah tindakan kontroversial itu memiliki maksud tertentu yang tak lain terkait kekuasaan.
 
"Ini bukan karena imbalan. Tidak ada imbalan apapun. Kalau pun ada, tidak akan ada pertimbangan bagi kami seperti bermesraan dengan PDIP atau mengkhianati KMP. Tidak ada seperti itu. Kami menganggap bahwa opsi pilkada langsung dengan sepuluh perubahan adalah yang terbaik," tegas Wakil Ketua Komisi I itu.
 
"Jadi tidak ada iming-imingnya. Kami bukan Pilkada langsung atau Pilkada tidak langsung," sambung Pohan.
 
Pohan menegaskan, penjelasan tersebut akan disampaikan langsung oleh Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat Amir Syamsuddin, Ketua Fraksi Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf, dan sejumlah petinggi partai serta anggota Fraksi Demokrat di DPR RI.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(OJE)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>