Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera. MI/Ramdani
Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera. MI/Ramdani

Kompak dengan PDIP Tolak Pemilu 15 Mei, PKS: Kami Bergembira Bisa Bareng

Candra Yuri Nuralam • 09 Oktober 2021 16:44
Jakarta: Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kompak dengan PDI Perjuangan menolak Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 digelar pada 15 Mei 2024. PKS senang bisa sepemikiran dengan PDI Perjuangan.
 
"Kami bergembira sekali PDIP bareng dengan PKS tetap ingin 21 Februari," kata Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera dalam telekonferensi di Jakarta, Sabtu, 9 Oktober 2021.
 
Mardani meminta pemerintah tidak memutuskan tanggal Pemilu 2024 sepihak. Pemerintah tidak boleh gegabah yang membuat masyarakat merugi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami melihat ke depannya cuma mengimbau saja, ayo semuanya betul-betul berpikir yang terbaik buat rakyat. Rakyat perlu mendapatkan pemilu yang berkualitas dan karena itu serahkan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU)," ujar Mardani.
 
Anggota Komisi II itu meminta pemerintah menyerahkan tanggal Pemilu 2024 ke KPU. Mardani menilai cuma KPU yang paham menentukan tanggal pelaksanaan pemilu yang pas.
 
"Kalau saya bahkan mengatakan sudah Pak Jokowi (Presiden Joko Widodo) ikut KPU saja, karena KPU adalah mereka yang sudah punya track record," tutur Mardani.
 
Pemerintah juga diminta tidak meremehkan perhitungan KPU. Pasalnya, hitungan KPU berdasarkan pengalaman.
 
"Rata-rata KPU pusat itu berasal dari kabupaten, kota, provinsi. Mereka sudah lama bekerja di situ," ucap Mardani.
 
Baca: KPU Dinilai Lebih Berhak Putuskan Tanggal Pemilu Ketimbang Pemerintah
 
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif