Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani. Foto: Kautsar Widya Prabowo
Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani. Foto: Kautsar Widya Prabowo

PPP: Anggota DPR Digaji Bukan untuk Membuat Puisi

Nasional dpr
Kautsar Widya Prabowo • 13 Februari 2019 03:21
Jakarta: Wakil Ketua DPR Fadli Zon diminta profesional menjalani tugasnya. Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani, meminta Fadli bekerja menyambung lidah rakyat.
 
"(Karena) anggota DPR digaji bukan untuk bikin puisi," ujarnya di Hotel Sahid, Jakarta, Selasa, 12 Febuari 2019.
 
Konstituen memilihnya bukan untuk mengomentari apa yang dilakukan oleh Presiden, terutama dalam perilaku yang bersifat personal. Sejauh ini, fadli sudah menghasilkan beberapa puisi berisi cibiran pada Kepala Negara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pokoknya di mata Pak Fadli Zon itu, Pak Jokowi nggak ada kerennya lah dan yang hebat, yang pinter itu Fadli Zon," tambahnya.
 
Arsul mencontohkan kinerja yang benar versi dirinya. Misalnya dalam menggawangi Komisi III DPR RI, Sekretaris Jenderal PPP ini banyak berkontribusi. Terutama dalam rancangan undang - undang (RUU).
 
"Sudah menginisiasi RUU larangan minuman beralkohol, RUU Penjaminan, RUU Jabatan Hakim, RUU Penyadapan, udah semua. Itu udah banyak, RUU Pesantren," pungkasnya.
 
Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Fadli Zon membuat puisi berjudul 'Doa yang Ditukar' yang diunggah di akun Twitter pribadinya. Dalam puisinya, dia menyindir kata 'Kau' yang mengobral doa hingga makelar doa.
 

 

(ADN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif