SBY: Berita Asian Sentinel Fitnah
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. Foto: Antara/Yulius Satria.
Jakarta: Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono masih ingat isi pemberitaan Asian Sentinel. Media asal Hongkong itu menuding SBY terlibat dalam korupsi Bank Century.

Bahkan, media tersebut menuduh SBY sebagai aktor yang menyusun konspirasi penyelesaian kasus Bank Century.  Presiden keenam Republik Indonesia itu juga disebut telah mengambil uang senilai Rp177 triliun.

Namun, SBY menegaskan pemberitaan Asian Sentinel bohong. Dia merasa dirugikan atas pemberitaan tersebut.


"Asian Sentinel menurunkan artikel yang menurut saya keterlaluan. Itu fitnah," kata SBY dalam program PrimeTalk Metro TV, Jakarta, Jumat, 9 November 2018.

Menurut dia, seluruh berita Asian Sentinel tak masuk akal. Misalnya soal Bank Century yang disebut sebagai tempat pencucian uang para kader Demokrat.

"Katanya Bank Century bank Partai Demokrat. Kami disebut mengambil keuntungan yang angkanya enggak masuk akal yakni Rp177 triliun," ungkap dia.

SBY tak terima dengan pemberitaan tersebut. Dia merasa nama baik dan kehormatannya rusak akibat pemberitaan yang tidak terbukti kebenarannya.

"Apalagi artikel itu kemudian diberitakan media nasional dan sosial. Lalu, jadi pembicaraan warung kopi,"tutur SBY.

Asian Sentinel sudah meminta maaf kepada SBY. Mereka pun mencabut artikel yang ditulis sendiri oleh Pemimpin Redaksi Asia Sentinel, John Berthelsen itu.

Pihak Asian Sentinel merasa SBY mendapat ketidakadilan akibat banyaknya tuduhan terkait pemberitaan Bank Century. Mereka juga mengakui bertindak tidak adil dengan menyantumkan pendapat pihak lain yang tertulis dalam artikelnya.

"Artikel itu juga hanya satu sisi dan melanggar praktik jurnalistik yang adil,” tulis Asia Sentinel dalam website resminya, Rabu, 19 September 2018.





(AZF)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id