Suasana peringatan Maulid Nabi di Istana, Jumat, 8 November 2019. Foto: Antara/Wahyu Putro
Suasana peringatan Maulid Nabi di Istana, Jumat, 8 November 2019. Foto: Antara/Wahyu Putro

Hormati Ma'ruf, Jokowi Tak Sambutan di Maulid Nabi

Nasional maulid nabi
Damar Iradat • 08 November 2019 23:21
Jakarta: Presiden Joko Widodo tak memberikan kata sambutan dalam peringatan Maulid Nabi 1440H di Istana Negara. Wakil Presiden Ma'ruf Amin yang menggantikannya menyampaikan kata sambutan.
 
Jokowi di peringatan-peringatan Maulid Nabi sebelumny selalu memberikan sambutan. Namun, kali ini, Jokowi meminta Ma'ruf memberikan sambutan sebagai bentuk penghormatan terhadal Ma'ruf yang ahli di bidang agama.
 
"Ya penghormatan kepada beliau. Beliau kan ahlinya. Benar kan tadi kan, apa yang beliau sampaikan tadi itulah yang harusnya kita kerjakan," ujar Jokowi di Istana Negara, Jumat, 8 November 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam kesempatan itu, Ma'ruf yang berdiri di samping Jokowi sempat ditanya apakah ia akan rutin memberikan sambutan dalam acara Maulid Nabi. Namun, Ma'ruf membantah
 
Kendati begitu, Jokowi ingin di acara Maulid Nabi selanjutnya, Ma'ruf turut memberikan sambutan. Menurut dia, hal itu bisa dilakukan secara bergantian.
 
"Bisa saja bergantian Pak Kiai, Pak Wapres bergantian. Saling mengisi," ujarnya.
 
Wakil Presiden Ma'ruf Amin memberikan sambutan dalam acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad yang digelar di Istana Negara, Jumat, 8 November 2019. Nabi, kata Ma'ruf, berhasil mengubah masyarakat jahiliah menjadi masyarakat khairul ummah, umat terbaik terbaik yang lahir untuk manusia..
 
Menurut dia, apa yang dicapai oleh Rasulullah karena perubahan yang dilakukan dengan secara terus menerus dan berkelanjutan. Nabi Muhammad, kata dia, menjalani perbaikan dengan hati dan penuh santun.
 
"Semangat perubahan seperti Rasulullah itu yang ingin kita contoh dan teladani. Dalam rangka membangun Indonesia, Indonesia yang lebih baik, mengubah indonesia dari negara yang berpendapatan menengah menjadi negara berpendapatan tinggi," kata Ma'ruf.
 

(AGA)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif