Wamenkes Dante Saksono Harbuwono/Beranda Antara
Wamenkes Dante Saksono Harbuwono/Beranda Antara

Belum Maksimal Lindungi Anak, Wamenkes Dorong Revisi PP Tembakau

Theofilus Ifan Sucipto • 31 Juli 2022 10:32
Jakarta: Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mendorong revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau bagi Kesehatan. Beleid itu dinilai belum maksimal menurunkan jumlah perokok anak.
 
“Perlu adanya penyempurnaan perlindungan terhadap generasi muda dan anak-anak dari bahaya merokok,” kata Dante melalui keterangan tertulis, Minggu, 31 Juli 2022.
 
Dante menilai PP tersebut tidak lagi relevan dengan perkembangan zaman. Sebab, berbagai iklan, promosi, dan sponsor produk rokok kian marak di media.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Ditambah lagi pengaturan mengenai bentuk-bentuk rokok lain seperti rokok elektrik belum diatur dalam PP 109/2012,” kata dia.
 

Baca: 82,52% Remaja Rampung Divaksinasi per 30 Juli


Dante mengungkapkan berbagai perubahan yang perlu diatur dalam PP tersebut. Mulai dari ukuran pesan bergambar pada kemasan rokok, penggunaan rokok elektruk, hingga peningkatan pengawasan penjualan rokok.
 
Selain itu, prevalensi perokok anak terus meningkat setiap tahunnya. Jumlahnya bertambah dari 7,20 persen pada 2013 menjadi 10,70 persen pada 2019.
 
“Jika tidak dikendalikan, prevalensi perokok anak akan meningkat hingga 16 persen di tahun 2030,” ujar Dante.
 
Dante menyebut peningkatan prevalensi perokok pemula akan terus melonjak bila tidak ada kebijakan komprehensif. Apalagi, saat ini ada 33 penyakit yang berujung kematian berkaitan dengan perilaku perokok.
 
“Tembakau membunuh 290 ribu orang setiap tahunnya di Indonesia dan merupakan penyebab kematian terbesar akibat penyakit tidak menular,” tutur dia.
 
(ADN)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif