Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo dan calon wakil presiden nomor urut 01 Maruf Amint. Foto: MI/Ramdani
Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo dan calon wakil presiden nomor urut 01 Maruf Amint. Foto: MI/Ramdani

Susunan Kabinet Kerja Jilid II Diumumkan September 2019

Nasional pilpres 2019 pemilu serentak 2019
M Sholahadhin Azhar • 28 Juni 2019 06:46
Jakarta: Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Johnny G Plate menyebut Jokowi tak buru-buru menentukan konfigurasi kabinet kerja jilid II. Ia menyebut pembahasan dan penyusunan akan dilakukan September nanti.
 
"Karena kabinet sendiri kan setelah presiden dilantik. Presidennya baru dilantik 30 Oktober, baru setelah itu menyusun kabinet," ujar Johnny kepada Medcom.id di Jakarta Barat, Kamis, 27 Juni 2019.
 
Ia memastikan petahana tak gegabah dalam menentukan pembantunya. Johnny menyebut bakal ada pembicaraan bersama koalisi mengenai hal ini. Pasalnya, banyak susunan pemerintahan yang harus dimatangkan bersama.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Proses itu banyak, yang dari sisi kabinet banyak, yang non kabinet (legislatif) juga banyak," ujar dia.
 
Johnny menyebut Jokowi akan memprioritaskan struktur kabinet berdasarkan visi misi yang diusung di periode kedua. Ada proyek infrastruktur yang harus dilanjutkan dan ditambah untuk mengembangkan kualitas sumber daya manusia.
 
Dalam hal ini, Johnny melihat kepala negara akan mencari orang yang cocok untuk membantunya. Tentu dalam merumuskan hal tersebut, ada koordinasi dengan para ketua umum partai pendukung.
 
"Bicara mengenai leading sektor kabinet di mana, bagaimana strukturnya, apa ganti orang atau perubahan sesuai kebutuhan," kata Johnny.
 
Koalisi dipastikan akan sibuk luar biasa September nanti. Sebab meski pemilihan pembantu merupakan hak prerogratif presiden, namun partai pendukung juga diminta urun mengenai pemikiran.
 
Sebab merumuskan kabinet bukan perkara sederhana. Mengingat ada hubungan antara visi misi, struktur personil dan leading sektor.
 
"Sehingga pekerjaan ada banyak, tidak saja bahas tentang partai dapat kursi berapa, siapa yang akan duduk di kabinet," pungkas Johnny.

 

(NUR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif