Rombongan DPR tiba di Istana Kepresidenan, Jakarta - Medcom.id/Damar Iradat.
Rombongan DPR tiba di Istana Kepresidenan, Jakarta - Medcom.id/Damar Iradat.

Rombongan Legislator Ketuk Pintu Istana

Nasional rancangan kuhp
Damar Iradat • 23 September 2019 13:33
Jakarta: Pimpinan dan sejumlah anggota Komisi III DPR tiba di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 23 September 2019. Legislator ini datang untuk membahas Revisi Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP) yang tengah menjadi polemik.
 
Rombongan anggota legislatif itu tiba di Istana Kepresidenan sekitar pukul 13.00 WIB. Kedatangan wakil rakyat ini dipimpin langsung oleh Ketua DPR Bambang Soesatyo.
 
Anggota dewan yang hadir adalah dua Wakil Ketua DPR Agus Hermanto dan Fahri Hamzah. Kemudian, Ketua Komisi III DPR Aziz Syamsudin, Ketua Fraksi PPP Arsul Sani, Ketua Fraksi PAN Mulfachri Harahap, Ketua Fraksi Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono, Ketua Fraksi NasDem Johnny G Plate, hingga Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Anggota Fraksi PAN Zulkifli Hasan menyebut pimpinan fraksi dan pimpinan DPR akan membuka ruang dialog tentang pasal yang dinilai kontroversial. Fraksi PAN, kata Zulkifli, mendukung keputusan Presiden Joko Widodo.
 
"Berkali-kali saya mengatakan mendukung Pak Jokowi tanpa syarat. Kalau nanti keputusan Presiden apa, saya ikut," jelas Ketua MPR itu.
 
Presiden Joko Widodo sebelumnya memutuskan menunda pengesahan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP). Langkah itu diambil karena aturan hukum itu menimbulkan kontroversi di masyarakat.
 
Jokowi mengaku sudah mendengarkan masukan dari berbagai kalangan yang keberatan dengan sejumlah substansi RKUHP. Dia memerintahkan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly untuk menyampaikan sikap pemerintah kepada DPR.
 
Menkumham juga diperintahkan kembali menjaring masukan dari berbagai kalangan masyarakat dalam menyusun RKUHP. Setidaknya, ada 14 pasal RKUHP yang menimbulkan perdebatan.
 

(JMS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif