Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas bertemu Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Taufig F. Alrabiah di Makkah. Istimewa.
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas bertemu Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Taufig F. Alrabiah di Makkah. Istimewa.

Bahas Umrah dengan Menteri Haji Saudi, Menag: Insyaallah Ada Kabar Baik

Nasional kementerian agama Ibadah Umrah ibadah haji Kemenag Jemaah umroh Indonesia
Juven Martua Sitompul • 22 November 2021 21:19
Jakarta: Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menggelar pertemuan dengan otoritas haji dan umrah Arab Saudi. Hasilnya, Indonesia disebut menjadi prioritas dalam penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.
 
"Alhamdulillah, hari ini saya bertemu dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Taufig F Alrabiah di Makkah. Menteri Taufig mengatakan bahwa Indonesia adalah prioritas dalam masalah haji dan umrah," kata Yaqut melalui keterangan tertulis, Jakarta, Senin, 22 November 2021.
 
Yaqut berharap jemaah Indonesia bisa segera melepas kerinduannya untuk menunaikan ibadah umrah. "Kita sangat berharap semoga hal itu tidak lama lagi," ujar Yaqut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Yaqut mengaku hasil pertemuannya dengan Menteri Haji Saudi cukup progresif dan efektif. Hal itu tidak terlepas dari diskusi awal (Senior Official Meeting) yang dilakukan Wakil Menteri Haji Saudi dengan tim Kementerian Agama (Kemenag) yang dikomandoi Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), Staf Khusus Menteri Agama, dan tim Konsul Haji Jeddah.
 
Dia menegaskan diskusi kedua pihak akan terus dilakukan secara intensif. Kementerian Agama (Kemenag) akan menyusun skenario dan timeline pemberangkatan jemaah umrah.
 
Baca: Pemerintah Terus Lobi Saudi Terkait Pelaksanaan Haji dan Umrah
 
Penerapan protokol kesehatan (prokes) akan menjadi aspek paling penting dalam pengaturan penyelenggaraan umrah. Rumusan itu selanjutnya disampaikan kepada Kementerian Haji Saudi untuk dipelajari.
 
"Menteri Haji tadi mengapresiasi progres pembahasan awal yang sudah dilakukan Wakil Menteri Haji dengan tim Kemenag. Kita berharap semoga persiapan lanjutan baik di Saudi dan Tanah Air bisa segera selesai sehingga penyelenggaraan umrah bisa segera dibuka," kata dia.
 
Selain membahas penyelenggaraan umrah, pertemuan dua menteri ini mendiskusikan upaya peningkatan kerja sama bilateral dalam bidang haji dan umrah. Salah satunya, perihal manasik haji atau penyuluhan secara terpadu.
 
Ikut hadir dalam pertemuan ini, Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto, Sekjen Kemenag Nizar, Dirjen PHU Kemenag Hilman Latif, Konjen RI Jeddah Eko Hartono, Konsul Haji, dan Kuasa Usaha ad interim KBRI Riyadh Arief Hidayat.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif