Ilustrasi korona. Medcom.id
Ilustrasi korona. Medcom.id

Pemerintah Diminta Pastikan Pelancong Masuk ke Indonesia Jalani Prokes Ketat

Kautsar Widya Prabowo • 21 Desember 2021 08:33
Jakarta: Pemerintah diminta memperketat masuknya pengunjung dari luar negeri ke Indonesia. Hal itu untuk mencegah masuknya varian baru covid-19 Omicron.
 
"Lakukan tes PCR, isolasi, dan karantina secara ketat. Pastikan para pelancong yang datang ke Indonesia menjalani protokol kesehatan secara menyeluruh," ujar anggota Komisi IX DPR Netty Prasetiyani Aher dalam keterangan tertulis, Senin, 20 Desember 2021.
 
Pemerintah juga diminta melakukan pelacakan kontak erat secara masif terhadap kasus pertama Omicron di lingkungan Wisma Atlet. Netty mengingatkan jangan sampai pemerintah kembali kecolongan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Karena pembawa virus malah bebas berkeliaran di tengah masyarakat," ungkap Netty.
 
Dia juga meminta pemerintah mengedukasi masyarakat terkait gejala dan sifat dari varian Omicron. Termasuk upaya memitigasi agar tidak terjangkit virus tersebut.
 
"Kita tidak berharap kasus Omicron meningkat, tapi bersiaga menghadapinya adalah wajib. Selain meningkatkan kesiagaan faskes, laju vaksinasi juga harus ditingkatkan," beber dia.
 
Sementara itu, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan belum mengambil langkah menutup pintu masuk Indonesia dari semua warga negara asing (WNA), meski virus Omicron sudah masuk ke Tanah Air. Juru bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati menuturkan syarat perjalanan internasional merujuk Surat Edaran (SE) Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 25 Tahun 2021.
 
"Iya, selama ini kami selalu mengacu ke sana (SE Satgas) hasil dari keputusan bersama," kata Adita dilansir dari Media Indonesia, Jakarta, Senin, 20 Desember 2021.
 
Dia menegaskan keputusan menutup pintu masuk dari WNA bukan sepenuhnya wewenang dari Kemenhub. Dengan kata lain, keputusan itu atas kesepakatan dari lintas kementerian dan lembaga.
 
Baca: Pemerintah Pertimbangkan Menambah Durasi Karantina Jadi 14 Hari
 
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif