Wakil Presiden Jusuf Kalla. Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay
Wakil Presiden Jusuf Kalla. Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay

Indonesia Masih Mempelajari Masalah Qatar

Dheri Agriesta • 07 Juni 2017 19:20
medcom.id, Jakarta: Pemerintah masih mempelajari kisruh yang terjadi antara Qatar dengan beberapa negara Timur Tengah. Pemerintah juga telah mendapatkan laporan efek yang ditimbulkan masalah ini.
 
"Tapi kita harapkan supaya bisa diselesaikan secara damai," kata Wakil Persiden Jusuf Kalla di Hotel Mulia Senayan, Jalan Asia Afrika, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu 7 Juni 2017.
 
Pemerintah Indonesia berusaha netral dalam kasus ini. Karena, kata Kalla, pemerintah belum mengetahui duduk perkara masalah yang terjadi antara Qatar dan beberapa negara Timur Tengah itu.

Baca: MUI Dukung Indonesia Jadi Mediator Kisruh Qatar
 
Duta Besar Indonesia yang berada di negara Timur Tengah diminta aktif mencari informasi terkait duduk perkara masalah. "Posisi Indonesia tidak berpihak ke manapun," kata Kalla.
 
Kalla juga meminta warga negara Indonesia yang berada di Qatar tak panik dengan masalah ini. WNI diminta tenang, karena Kalla yakin masalah ini bisa diselesaikan dengan dialog antarnegara Timur Tengah.
 
"Saya kira masalah Qatar dengan Saudi itu bisa selesai dengan dialog," kata dia.
 
Pemerintah Indonesia juga telah menjalin komunikasi dengan pemerintahan Qatar untuk mencari tahu masalah yang terjadi. "Saya komunikasi antardubes kita di sana, menlu (Menteri Luar Negeri) juga," jelas Kalla.
 
Baca: Indonesia Siap Berkontribusi Redakan Ketegangan Qatar-Arab Saudi
 
Arab Saudi dan beberapa negara memutus hubungan dengan Qatar pada Senin 5 Juni 2017. Mereka menuduh Qatar mendukung sejumlah grup teroris dan berusaha menggoyang stabilitas Timur Tengah.
 
Negara yang mengikuti langkah Arab Saudi adalah Bahrain, Uni Emirat Arab, Mesir, Yaman, Libya, Maladewa dan Mauritius. Sementara Yordania menurunkan level kontak diplomatik dengan Qatar dan menutup cabang Al-Jazeera di negaranya.
 
Baca: Upaya Mediasi Akhiri Krisis Diplomatik Qatar Berakhir Gagal
 
Kementerian Luar Negeri Qatar membantah tuduhan negara-negara Teluk. Doha mengaku kecewa atas pemutusan hubungan diplomatik, namun menegaskan tidak akan mengambil langkah-langkah yang dapat meningkatkan ketegangan.
 
Dalam beberapa pemberitaan, Arab Saudi memberikan syarat agar hubungan kedua negara kembali normal. Arab meminta agar Qatar untuk mengusir semua anggota kelompok Ikhwanul Muslimin dan Qatar. Hal tersebut juga disertai pembekuan rekening bank kelompok tersebut.
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id
(SUR)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan