Komisioner KPU Evi Novida Ginting Manik. Foto: Zakaria Habib/Medcom.id
Komisioner KPU Evi Novida Ginting Manik. Foto: Zakaria Habib/Medcom.id

Dua Peraturan KPU Diuji Publik

Nasional Pemilu Serentak 2020
Zakaria Habib • 25 November 2019 16:13
Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) uji publik dua rancangan Peraturan KPU (PKPU). Uji publik untuk memastikan aturan yang dibuat KPU sudah tepat.
 
Dua aturan yang dilempar ke publik yakni PKPU Nomor 2 Tahun 2017 tentang Pemutakhiran Data dan Penyusunan Daftar Pemilih dalam Pemilihan Kepala Daerah, dan perubahan atas PKPU Nomor 15 Tahun 2019 Tentang Tahapan, Program dan Jadwal Pemilihan Kepala Daerah.
 
“Kita lakukan penyesuaian dengan peraturan yang juga dilakukan revisi, supaya sinkron antara tahapan dalam pengaturannya dan berkaitan dengan jadwalnya,” kata Komisioner KPU Evi Novida Ginting Manik usai uji publik dua PKPU di Jakarta, Senin, 25 November 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Perubahan yang signifikan dari hasil evaluasi KPU yakni peraturan tahapan pencalonan calon kepala daerah. KPU akan memajukan jadwal pendaftaran calon kepala daerah untuk memudahkan pengecekan administrasi dan verifikasi faktual.
 
“Kita cermati juga selama ini tahapan-tahapan yang dilakukan itu kita tata kembali, dan kita sesuaikan dengan hasil evaluasi kita,” kata Evi.
 
Evi memastikan perubahan tersebut tidak akan mengurangi hak peserta pemilu. PKPU disusun agar aturan lebih progresif
 
“Kita tentu harus lebih progresif misalnya persoalan disabilitas, kemudian kita atur dengan lebih jelas. Kemudian pengaturan teknis lainnya yang berkaitan dengan data pemilih. Prinsipnya uji publik, itu kan untuk membuka ruang, supaya data pemilih kita bisa ditanggapi,” jelas Evi.
 
Evi mengeklaim aturan dalam PKPU melonggarkan calon peserta pemilu mengikuti seluruh proses dan tahapan pilkada. Karena itu aturan dibuat lebih mudah dan sederhana.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif