Ketua Umum Partai Garuda Ahmad Ridha Sabana. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana
Ketua Umum Partai Garuda Ahmad Ridha Sabana. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana

Partai Garuda Usung 48,1 Persen Perempuan

Siti Yona Hukmana • 18 Juli 2018 02:28
Jakarta: Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda) memenuhi persyaratan pencalonan anggota legislatif dengan keterwakilan perempuan 30 persen. Ketua Umum Partai Garuda Ahmad Ridha Sabana mengaku mengusung 48,1 persen perempuan dari 80 daftar pemilihan (dapil).
 
Menurut Ahmad, jumlah keterwakilan perempuan yang melebihi target merupakan bukti bahwa Partai Garuda mencintai kaum wanita. Ia ingin ada peran perempuan di parlemen.
 
"Ini karena kecintaan kami kepada ibunda atau wanita secara umum. Kita merepresentasikan 48,1 gender perempuan dari seluruh caleg seluruh Indonesia di 80 dapil. Ini pembuktian bahwa Partai Garuda sangat berkeinginan adanya peran dari kaum wanita dalam kancah politik nasional," kata Ahmad di Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 17 Juli 2018.

Sementara itu, ia mangaku Partai Garuda juga mengusung kaum muda sebagai bakal calon legislatif. "Secara umum kader kita rata-rata berada di bawah umur 35 dan 40 tahun. Bahkan cukup banyak ada yang masih di bawah 25 tahun," ungkapnya.
 
Sekretaris Jenderal Partai Garuda Abdullah Mansyuri mengatakan, 48,1 persen perempuan yang diusung karena periode kepemimpinan perempuan di parlemen selalu turun. Ia ingin meningkatkan jumlah perempuan di Gedung Senayan itu.
 
"Tahun kemarin turun 17 persen, tahun sebelumnya turun sekitar 15 persen. Kami ingin mendorong ada kepemimpinan-kepemimpinan perempuan yang baru, tangguh, loyal terhadap bangsa dan negara serta menjadi pemimpin baru di level nasional," tandasnya.
 
Abdullah menambahkan, sebanyak 376 bakal calon anggota legislatif telah didaftarkan ke KPU. Dari 376 itu, kata dia, jumlah laki-lakinya ada 195, sedangkan perempuan 181 orang. Semua caleg ini terdapat di 80 daftar pemilihan (dapil). 
 
Menurutnya, komitmen Partai Garuda ini adalah suatu penghargaan bagi kaum ibu. Ia pun berterimakasih kepada kaum perempuan, karena dengan ketersediaannya dapat meloloskan Partai Garuda pada Pemilu 2019 dalam syarat keterwakilan perempuan.
 
"Kaum perempuan kami sanjung betul, kami dorong betul untuk menjadi tokoh-tokoh baru, pemimpin-pemimpin baru, yang kita sudah siapkan, kita rancang strateginya untuk mereka bisa turun ke bawah, tidur di rumah warga, tidur di rumah masyarakat, turun ke bawah dan mencari solusi-solus atas persoalan yang dihadapi masyarakat saat ini," pungkasnya. 
 
Begitu pun dengan persyaratan tidak mengikutsertakan mantan narapidana sebagai caleg. Ketum Partai Garuda Ahmad Ridha memastikan telah memilah-milah calonnya dan semua dinyatakan bersih.
 
"Kami komit soal itu. Kami sangat prihatin dan partai yang memperjuangkan parpol atau parlemen harus bebas dari korupsi. Sebagai dasar yang kami ungkapkan, partai ini lahir dari partai biasa. Enggak punya hutang politik dari manapun. Kader kami juga dilakukan sebagai bagian strategis sehingga enggak punya hutang dengan orang lain," bebernya. 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(DMR)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>