Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu. ANT/Fandhyta Indra.
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu. ANT/Fandhyta Indra.

Menhan Tekankan Kalibrasi Ulang Keamanan Indonesia Pasifik

Nasional keamanan
Sunnaholomi Halakrispen • 03 Juni 2018 03:42
Singapura: Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu mengingatkan pentingnya melakukan kalibrasi ulang tatanan arsitektur keamanan kawasan Indonesia-Pasifik. Kalibrasi ulang dilakukan agar negara aman dari ancaman.
 
"HaI ini kita lakukan tidak lain adalah demi menunjukkan para pemimpin negara di belahan dunia mana pun, yaitu untuk menjamin keamanan bagi warganya yang pada giliranya dapat mewujudkan kesejahteraan kita bersama," kata Ryamizard dalam pidato di forum Shangri-la dialogue 2018 di Singapura, Sabtu, 2 Juni 2018.
 
Tindakan kalibrasi ulang tersebut, kata Ryamizard, dapat mengingatkan masyarakat terkait terorisme yang dilakukan bukan oleh agama Islam namun mengatasnamakan agama Islam.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Untuk hal tersebut agar negara-negara yang berpenduduk islam dapat memberikan pencerahan melalui masjid-masjid, televisi, radio, dan media sosial tentang ancaman teror yang menakutkan yang membawa Islam sebagai latar belakang dan yang pasti mereka tidak masuk surga," tegasnya.
 
Selain itu, kalibrasi ulang diyakini dapat membantu mendapatkan informasi terkait siapa saja yang terlibat dalam terorisme seperti ISIS. Bukan hanya mencarikan nama pelaku, tetapi juga identitas rinci, yakni alamat dan foto saat berada di Irak, Suriah, dan Afghanistan.
 
"Melakukan identifikasi siapa-siapa yang negara ASEAN yang pernah bersama-sama kelompok terorisme dan kemudian menginformasikan apakah kembali ke negara asal untuk berjuang kembali ke negara asal dan dapat ditangkap. (sebarkan foto-fotonya)," tutur Ryamizard.
 
Ryamizard yakin, kalibrasi ulang bisa membantu membongkar aliran dana kelompok teroris. "Saya mempunyai keyakinan bahwa dengan niat yang baik dan pikiran jernih serta dilaksanakan sebaik-baiknya maka permasalahan yang ada pasti dapat diselesaikan secara bersama," pungkas Ryamizard.

 

(DRI)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif