Plang tolak parcel lebaran di depan kediaman Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo. Dok.Istimewa.
Plang tolak parcel lebaran di depan kediaman Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo. Dok.Istimewa.

Pasang Plang Besar di Depan Rumah Dinas, Bupati Yoyok Tolak Parscel

M Rodhi Aulia • 27 Juni 2016 09:30
medcom.id, Jakarta: Sebuah plang yang bernada pelarangan memberi parcel atau bingkisan lebaran terpasang di depan Rumah Dinas Bupati Batang, Jawa Tengah. Plang itu diyakini langkah mengurangi potensi terjadinya korupsi.
 
"Tidak menerima parsel lebaran memang sudah jadi tradisi saya sejak pertama kali menjabat sebagai Bupati. Ini untuk membentengi diri dan keluarga saya. Pasalnya, korupsi sering kali dimulai oleh hubungan-hubungan informal," kata Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo dalam keterangan yang diterima Metrotvnews.com, Minggu (26/6/2016) malam.
 
Yoyok tidak ingin tergoda dengan akal bulus siapapun yang ingin mendekatinya dengan berbagai cara. Artinya mendekati Yoyok yang kini tengah berkuasa untuk kepentingan sepihak atau pragmatis belaka.

"Ada yang paham dengan komitmen ini, namun masih banyak juga yang ngeyel ingin memberikan parcel. Daripada repot mengembalikan, saya kemudian membuat papan pengumuman di gerbang pintu rumah dinas dan pos jaga, yang berbunyi, “Mohon maaf, tidak menerima parcel atau bingkisian lebaran"," ungkap Yoyok.
 
Yoyok berharap parcel itu dapat disalurkan kepada anak yatim atau orang yang tidak mampu mengecap indahnya merayakan hari kemenangan. Yoyok meyakini dengan cara itu akan lebih bermanfaat.
 
"Selain menolak bingkisan lebaran, setiap bulan Ramadan, istri saya selalu membuat kue dan membagikannya ke orang-orang tidak mampu. Keluarga kami ingin memberikan contoh bahwa Ramadan seharusnya memotivasi orang untuk berbagi berkah dengan orang yang membutuhkannya," pungkas dia.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AZF)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>