Muhammadiyah Sebut Aksi Bela Bendera HTI Mengada-ngada

Arga sumantri 02 November 2018 07:37 WIB
Pembakaran Bendera HTI
Muhammadiyah Sebut Aksi Bela Bendera HTI Mengada-ngada
Sekretaris Umum Muhammadiyah Abdul Muti--MI/Adam Dwi
Jakarta: Sekretaris PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti menyoroti aksi bela bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Aksi terkait insiden pembakaran bendera diduga milik HTI di Garut, Jawa Barat itu dinilai mengada-ngada.

"Aksi-aksi tersebut terkesan mengada-ada. Soal pembakaran bendera sudah ditangani oleh pihak kepolisian," kata Abdul saat dihubungi Medcom.id, Kamis, 1 November 2018. 

Dia mengajak seluruh elemen masyarakat menghormati proses hukum di kepolisian. Jika memang keberatan, ada jalur hukum pula yang bisa ditempuh, atau menyelesaikannya di meja hijau.


"Aksi-aksi tersebut hanya akan menimbulkan kegaduhan dan tidak menyelesaikan substansi permasalahan," ungkapnya. 

Namun, Abdul dan Muhammadiyah menghormati rencana sejumlah elemen yang ingin tetap menggelar aksi. Itu jadi hak warga negara, asal tidak melanggar aturan. 

"Tidak dapat dilarang sepanjang sesuai aturan," ucap dia.

Massa dari Gerakan Nasional Pengawal Fatwa dan unsurnya berencana kembali turun ke jalan pada Jumat, 2 November 2018. Aksi bakal digelar di kawasan Patung Kuda, hingga depan Istana Negara, Jakarta.



(AZF)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id