Presiden Joko Widodo menerima kunjungan kenegaraan Presiden Singapura Halimah Yacob Foto: Antara/Hafidz Mubarak
Presiden Joko Widodo menerima kunjungan kenegaraan Presiden Singapura Halimah Yacob Foto: Antara/Hafidz Mubarak

Indonesia-Singapura Sepakati Perjanjian Pajak hingga Pendidikan

Nasional presiden jokowi indonesia-singapura
Nur Azizah • 04 Februari 2020 13:52
Jakarta: Presiden Joko Widodo menyepakati sejumlah perjanjian dengan Presiden Singapura Halimah Yacob. Salah satunya, penghindaran pajak berganda.
 
Indonesia dan Singapura juga menyepakati kerja sama penegakan hukum kepabeanan antara Direktorat Jenderal Bea Cukai dan Singapore Police Cost Guard. Lalu, kerja sama program pelatihan untuk sejumlah kepala daerah dari Indonesia.
 
Kesepakatan berikutnya yaitu perpanjangan repurchase agreement pada November 2019 antara Bank Indonesia dan Monetery Authority of Singapore. "Yang kelima realisasi dan penguatan kerjasama dalam pelatihan industri 4.0," kata Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa, 4 Februari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Indonesia dan Singapura juga membahas kelanjutan kerja sama di bidang investasi dan pengembangan sumber daya manusia (SDM). Jokowi menyebut Singapura menjadi negara sumber investasi terbesar di Indonesia sejak 2014.
 
"Saya sangat menghargai komitmen Singapura untuk terus melanjutkan kerja sama investasi termasuk proyek infrastruktur di Indonesia," tutur dia.
 
Indonesia-Singapura Sepakati Perjanjian Pajak hingga Pendidikan
Presiden Joko Widodo (kedua kanan) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo (kanan) menerima kunjungan kenegaraan Presiden Singapura Halimah Yacob Foto: Antara/Hafidz Mubarak
 
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini ingin kerja sama di bidang pendidikan diperkuat. Misalnya, menguatkan kerja sama di blok bisnis Indonesia dan unit bisnis di salah satu universitas di Singapura.
 
"Kerja sama pelatihan bagi pengajar dosen politeknik difasilitasi Singapura dan Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. Kemudian, kerja sama pendidikan dan research and development antara universitas kedua negara," tutur Jokowi.
 
Mantan Wali Kota Solo ini juga meminta Presiden Halimah untuk terus mendorong penguatan pendidikan di bidang pelatihan vokasi dan hubungan masyarakat.
 

 

(AGA)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif