Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) - Medcom.id/Ilham Wibowo.
Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) - Medcom.id/Ilham Wibowo.

OSO Tak Percaya Jokowi Sudah Membagi Jatah Menteri

Nasional kabinet jokowi presiden jokowi
Arga sumantri • 13 Agustus 2019 18:00
Jakarta: Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) tak percaya Presiden terpilih Joko Widodo sudah bagi-bagi jatah menteri untuk partai politik. OSO menilai kabar itu masih sumir.
 
"Saya belum percaya ya, Presiden itu selalu menjaga perasaan orang-orang lain," kata OSO di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa, 13 Agustus 2019.
 
OSO menyebut bocoran soal porsi menteri tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Ia meyakini bocoran yang beredar disebarkan oknum tak bertanggung jawab.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi kalau sudah ada bocoran, bagian tukang bocorinnya itu biasanya orang-orang ngawur karena Presiden enggak gampang dibocorin," ujarnya.
 
OSO pasrah terkait jatah menteri untuk Hanura. Beberapa waktu lalu, ia sempat berkelakar Hanura meminta jatah 40 menteri.
 
(Baca juga:Golkar Ajukan Menteri 'Petahana' ke Jokowi)
 
"Kalau ada keinginan ya usulkan saja, contoh kayak PDI Perjuangan usulkan lebih dari yang lain, sah-sah saja ada. Kan tergantung Presidennya, ya kan," ucap dia.
 
Informasi yang didapat, Presiden terpilih Jokowi sudah memberitahu jumlah kursi menteri untuk partai politik pengusung. Jatah PDI Perjuangan jadi yang terbanyak dengan lima hingga tujuh menteri. Kemudian, Golkar dikabarkan mendapat jatah empat kursi menteri. PKB dan NasDem, masing-masing tiga kursi menteri.
 
Sementara, PPP dikabarkan mendapat satu jatah menteri. Jumlah tersebut disesuaikan dengan perolehan suara PPP pada Pemilu 2019 yang terpaut tipis di atas ambang batas Parlemen. Jatah satu kursi juga diberikan kepada partai pendukung Jokowi nonparlemen seperti Hanura, PSI, PBB, Perindo, dan PKPI.

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif