Metrotvnews: Presiden terpilih Joko Widodo segera memperkuat lembaga kepresidenan untuk memastikan kabinet mampu menerjemahkan visi Jokowi.
Deputi Ketua Tim Transisi Andi Widjajanto menegaskan tujuan memperkuat lembaga kepresidenan itu ialah menjadikan presiden sebagai chief executive sekaligus mengawasi kinerja kabinet.
“Menteri itu tak boleh punya visi dan misi sendiri. Menteri menerjemahkan keinginan presiden dan wakilnya. Setelah itu, mereka bergerak membuat perencanaan lima tahun dan tahunan,“ ujar Andi, kemarin.
Penguatan itu tidak dimaksudkan untuk mengambil alih perencanaan operasional menteri, tapi untuk memberikan komando agar kabinet bergerak berdasar rencana strategis visi dan misi presiden.
Tim Transisi, menurut Andi, telah menyodorkan tiga opsi kepada Jokowi.
Versi lengkap artikel ini bisa dibaca di edisi cetak Media Indonesia atau e-paper.
Metrotvnews: Presiden terpilih Joko Widodo segera memperkuat lembaga kepresidenan untuk memastikan kabinet mampu menerjemahkan visi Jokowi.
Deputi Ketua Tim Transisi Andi Widjajanto menegaskan tujuan memperkuat lembaga kepresidenan itu ialah menjadikan presiden sebagai chief executive sekaligus mengawasi kinerja kabinet.
“Menteri itu tak boleh punya visi dan misi sendiri. Menteri menerjemahkan keinginan presiden dan wakilnya. Setelah itu, mereka bergerak membuat perencanaan lima tahun dan tahunan,“ ujar Andi, kemarin.
Penguatan itu tidak dimaksudkan untuk mengambil alih perencanaan operasional menteri, tapi untuk memberikan komando agar kabinet bergerak berdasar rencana strategis visi dan misi presiden.
Tim Transisi, menurut Andi, telah menyodorkan tiga opsi kepada Jokowi.
Versi lengkap artikel ini bisa dibaca di edisi cetak Media Indonesia atau e-paper. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(JRI)