medcom.id, Jakarta: Koalisi Merah Putih (KMP) mengajukan Rancangan Undang-undang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada). Namun, alasan mereka yang menyebut pelaksanaan pilkada langsung dianggap tidak masuk akal.
"Argumen pilkada mahal itu mengada-mengada," Pengamat Politik Lingkar Madani Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti di Gedung Menteng Huis, Jakarta Pusat, Jumat (19/9/2014)
Ray menuturkan, secara perhitungan kasar, biaya yang dikeluarkan per individu dalam pilkada tidak lebih dari Rp30 ribu. Nominal ini berbeda jauh dibandingkan dengan potensi kebocoran anggaran pemerintah.
"Pilkada itu Rp 13 triliun di tahun 2004. Sedangkan potensi kebocoran anggaran negara dalam sektor laut 100 trilun pertahun. Kita enggak ribut dan tidak mencari kemana kebocoran itu," tukas pria yang kerap berpeci itu.
Alasan-alasan inilah, kata Ray, yang coba diciptakan oleh kalangan elit tertentu untuk membuat konflik. "Argumen muncul konflik sosial. Karena konflik iitu dibentuk oleh elitnya sendiri," ujar dia.
medcom.id, Jakarta: Koalisi Merah Putih (KMP) mengajukan Rancangan Undang-undang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada). Namun, alasan mereka yang menyebut pelaksanaan pilkada langsung dianggap tidak masuk akal.
"Argumen pilkada mahal itu mengada-mengada," Pengamat Politik Lingkar Madani Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti di Gedung Menteng Huis, Jakarta Pusat, Jumat (19/9/2014)
Ray menuturkan, secara perhitungan kasar, biaya yang dikeluarkan per individu dalam pilkada tidak lebih dari Rp30 ribu. Nominal ini berbeda jauh dibandingkan dengan potensi kebocoran anggaran pemerintah.
"Pilkada itu Rp 13 triliun di tahun 2004. Sedangkan potensi kebocoran anggaran negara dalam sektor laut 100 trilun pertahun. Kita enggak ribut dan tidak mencari kemana kebocoran itu," tukas pria yang kerap berpeci itu.
Alasan-alasan inilah, kata Ray, yang coba diciptakan oleh kalangan elit tertentu untuk membuat konflik. "Argumen muncul konflik sosial. Karena konflik iitu dibentuk oleh elitnya sendiri," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(OGI)