Ketua Majelis Syariah PPP Kiai Maimoen Zubair. (Foto: Medcom.id/Yona Hukmana)
Ketua Majelis Syariah PPP Kiai Maimoen Zubair. (Foto: Medcom.id/Yona Hukmana)

Mbah Moen Menyambangi PPP

Nasional ppp OTT Romahurmuziy
Siti Yona Hukmana • 16 Maret 2019 14:28
Jakarta: Ketua Majelis Syariah PPP Kiai Maimoen Zubair alias Mbah Moen menyambangi DPP PPP, di Jalan Pangeran Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu, 16 Maret 2019. Kedatangannya untuk menghadiri rapat pengurus harian penetapan pengganti Ketua Umum PPP Romahurmuziy.
 
Pantauan Medcom.id, pimpinan Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang, Jawa Tengah, tiba di kantor DPP PPP pukul 13.31 WIB. Ia langsung masuk dan menyalami petinggi PPP.
 
Sejumlah Petinggi PPP yang menyambut kedatangan Mbah Moen di antaranya; Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani, Wakil Ketum PPP Arwani Thomafi, dan Ketua DPP PPP Lena Maryana Mukti.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mbah Moen yang mengenakan kopiah hitam, baju batik, dan sarung langsung duduk di ruang tamu DPP PPP. Ia tampak berbincang-bincang dengan jajaran pengurus PPP.
 
Rapat pengurus harian akan dilakukan pukul 16.00 WIB. Sejumlah majelis akan hadir yakni majelis pertimbangan partai, majelis syariah, dan majelis pakar.
 
Baca juga: Romi Tersangka Suap Jual Beli Jabatan Kemenag
 
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Romy) sebagai tersangka kasus suap jabatan di Kementerian Agama (Kemenag). Penetapan ini dilakukan setelah penyidik KPK memeriksa Romy 1x24 jam.
 
Sebelumnya, ia terkena operasi tangkap tangan (OTT) di Surabaya, Jawa Timur pada Jumat, 15 Maret 2019 pagi. Penyidik KPK langsung menggiring ke Gedung KPK, Jakarta. Ia tiba di Gedung Merah Putih itu pada Jumat, 15 Maret 2019 pukul 20.10 WIB.
 
Romi diduga berperan dalam jual beli jabatan di Kemenag pusat dan daerah. Dari OTT, KPK menyita uang ratusan juta rupiah. Uang itu diduga bagian dari suap atau fee atas cawe-cawe rotasi jabatan tersebut.
 
Wakil Ketua KPK Laode M Syarif menjelaskan total uang yang diamankan saat penangkapan senilai Rp156.758.000. Uang itu diamankan tim KPK dari pihak-pihak yang diamankan dari beberapa lokasi.
 
Atas perbuatannya, Romi selaku penerima suap disangkakan melanggar pasal 12 huruf a atau b ayat (1) atau Pasal 11 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif