Jakarta: Baru-baru ini, potongan video tentang percakapan antara Bupati Banyumas, Jawa Tengah Achmad Husein saat menanyakan calon presiden pilihan mahasiswa di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto viral di media sosial.
Hal ini berawal dari Bupati asal PDIP ini menanyakan soal tiga nama yang digadang-gadang maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Semua mahasiswa yang ditanya bupati kompak menjawab Anies Baswedan.
"Saya ingin kejujuran yang hakiki, kejujuran yang hakikat, dari tiga yang ada siapa yang akan memimpin Indonesia?," tanya Bupati Achmad.
Kemudian seorang mahasiswa menjawab dengan lantang. Mahasiswa itu menegaskan nama Anies Baswedan.
“Izin menjawab pak, Anies Baswedan pak,” jawab salah seorang mahasiswa.
“Tidak masalah, tidak masalah,” kata Bupati.
Kemudian, Bupati Achmad menanyakan lagi hal yang sama kepada dua mahasiswa lainnya. Jawabannya tetap sama, Anies Baswedan.
“Tidak masalah. Tidak masalah. Tidak masalah. Ini adalah pilihan kalian bertiga. Walaupun beda pilihan dengan saya, kalian tetap akan jadi ajudan milenial saya," tegas Achmad.
Perlu diketahui, menurut pakar Politik Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Muhammad Danu Winata, S.Sos, M.A., M.Si., mengatakan bahwa anak-anak muda, utamanya generasi Z menjadi salah satu faktor penentu pada Pemilu 2024.
Pasalnya, dari aspek kuantitas, jumlah anak muda lebih banyak. Dan sebanyak 60 persen pemilih itu berasal dari generasi Z. Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI juga telah menetapkan 204.807.222 warga negara sebagai pemilih atau masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024. Menariknya, separuh lebih pemilih berasal dari anak muda, yakni generasi Z dan milenial.
Komisioner KPU RI, Betty Epsilon Idroos, mengatakan sebanyak 46.800.161 atau 22,85 persen pemilih merupakan generasi Z. Sebutan generasi Z ini merujuk pada orang yang lahir mulai dari tahun 1995 hingga 2000-an. Sedangkan pemilih dari generasi milenial sebanyak 66.822.389 orang atau 33,60 persen. Generasi milenial adalah sebutan untuk orang-orang yang lahir tahun 1980 sampai 1994.
Jika ditotalkan, pemilih dari generasi Z dan milenial ini berjumlah 113.622.550 orang. Jika diakumulasikan, total pemilih dari kelompok generasi milenial dan generasi Z berjumlah lebih dari 113 juta pemilih. Jumlah pemilih muda ini mendominasi karena mencapai 56,45 persen dari total keseluruhan pemilih.
Jakarta: Baru-baru ini, potongan video tentang percakapan antara Bupati Banyumas, Jawa Tengah Achmad Husein saat menanyakan calon presiden pilihan
mahasiswa di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto viral di media sosial.
Hal ini berawal dari Bupati asal PDIP ini menanyakan soal tiga nama yang digadang-gadang maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Semua mahasiswa yang ditanya bupati kompak menjawab
Anies Baswedan.
"Saya ingin kejujuran yang hakiki, kejujuran yang hakikat, dari tiga yang ada siapa yang akan memimpin Indonesia?," tanya Bupati Achmad.
Kemudian seorang mahasiswa menjawab dengan lantang. Mahasiswa itu menegaskan nama
Anies Baswedan.
“Izin menjawab pak, Anies Baswedan pak,” jawab salah seorang mahasiswa.
“Tidak masalah, tidak masalah,” kata Bupati.
Kemudian, Bupati Achmad menanyakan lagi hal yang sama kepada dua mahasiswa lainnya. Jawabannya tetap sama, Anies Baswedan.
“Tidak masalah. Tidak masalah. Tidak masalah. Ini adalah pilihan kalian bertiga. Walaupun beda pilihan dengan saya, kalian tetap akan jadi ajudan milenial saya," tegas Achmad.
Perlu diketahui, menurut pakar Politik Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Muhammad Danu Winata, S.Sos, M.A., M.Si., mengatakan bahwa anak-anak muda, utamanya
generasi Z menjadi salah satu faktor penentu pada Pemilu 2024.
Pasalnya, dari aspek kuantitas, jumlah anak muda lebih banyak. Dan sebanyak 60 persen pemilih itu berasal dari generasi Z. Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI juga telah menetapkan 204.807.222 warga negara sebagai pemilih atau masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024. Menariknya, separuh lebih pemilih berasal dari anak muda, yakni generasi Z dan milenial.
Komisioner KPU RI, Betty Epsilon Idroos, mengatakan sebanyak 46.800.161 atau 22,85 persen pemilih merupakan generasi Z. Sebutan generasi Z ini merujuk pada orang yang lahir mulai dari tahun 1995 hingga 2000-an. Sedangkan pemilih dari generasi milenial sebanyak 66.822.389 orang atau 33,60 persen. Generasi milenial adalah sebutan untuk orang-orang yang lahir tahun 1980 sampai 1994.
Jika ditotalkan, pemilih dari generasi Z dan milenial ini berjumlah 113.622.550 orang. Jika diakumulasikan, total pemilih dari kelompok generasi milenial dan generasi Z berjumlah lebih dari 113 juta pemilih. Jumlah pemilih muda ini mendominasi karena mencapai 56,45 persen dari total keseluruhan pemilih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SUR)