Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto. Medcom.id Anggi Tondi Martaon
Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto. Medcom.id Anggi Tondi Martaon

Prabowo Dinilai Memiliki Sentimen Positif Tertinggi di Dunia Maya

Nasional media sosial capres Prabowo Subianto survei Pilpres 2024
Achmad Zulfikar Fazli • 21 April 2022 18:45
Jakarta: Lembaga survei Merdeka Institute mengukur lalu lintas percakapan netizen di dunia maya terkait calon presiden (capres) 2024. Dari hasil penelusuran, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sebagai capres papan atas yang memiliki sentimen positif tertinggi di dunia maya.
 
"Capres papan atas adalah tokoh-tokoh yang elektabilitasnya selalu masuk lima besar (top five) dalam berbagai survei lembaga-lembaga riset mainstream. Mereka adalah Prabowo Subianto, (Gubernur Jawa Tengah) Ganjar Pranowo, (Gubernur DKI Jakarta) Anies Baswedan, (Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif) Sandiaga Uno, dan (Gubernur Jawa Barat) Ridwan Kamil," ujar peneliti senior PWS, Mohammad Yafi NI, dalam keterangan tertulis, Kamis, 21 April 2022.
 
Berdasarkan analisis data media monitoring yang dilakukan Merdeka Institute, Anies Baswedan adalah capres yang paling banyak diperbincangkan para netizen di dunia maya. Dalam 11 hari terakhir, total percakapan tentang Anies di dunia maya mencapai 87.135.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kemudian, Prabowo sebanyak 41.164 percakapan, Ridwan Kamil 32.730 percakapan, Ganjar Pranowo 25.299 percakapan, dan Sandiaga Uno 6.704 percakapan.
 
Meski Anies yang paling banyak diperbincangkan, Prabowo justru menjadi capres yang banyak memperoleh sentimen positif dari para netizen. Sebanyak 25,4 persen dari total netizen yang membicarakan Prabowo cenderung menyampaikan ujaran positif tentang Ketua Umum Partai Gerindra itu, hanya 12,4 persen yang cenderung bernada negatif, dan sisanya 62,2 persen bersifat netral.
 
Capres dengan sentimen positif terbaik kedua adalah Ganjar Pranowo. Sebanyak 20,6 persen dari total netizen yang mempercakapkan Ganjar cenderung menyampaikan ujaran positif. Namun, jumlah percakapan yang bersentimen negatif tentang Ganjar mencapai 17,9 persen dan 61,5 persen percakapan bersifat netral.
 
"Dengan kata lain, sentimen negatif terhadap Ganjar lebih tinggi dari Prabowo Subianto," ucap dia.
 
Baca: Prabowo Dinilai Opsi Rasional untuk Kesinambungan Kinerja Jokowi di 2024
 
Sementara itu, capres papan atas dengan sentimen terbaik ketiga adalah Anies Baswedan. Sebanyak 18,9 persen percakapan tentang Anies di dunia maya cenderung bernada positif dan 50,2 persen bersifat netral. Namun, Anies menjadi capres top five dengan sentimen negatif tertinggi. Sebanyak 30,9 persen percakapan tentang Anies mengandung sentimen negatif atau jauh di atas sentimen negatif capres papan atas lainnya.
 
Salah satu faktor yang membuat Anies menjadi capres top five dengan sentimen negatif tertinggi adalah karena diasosiasikan sebagai satu-satunya tokoh yang mewakili sentimen keislaman di Indonesia saat ini. Para netizen yang anti politik Islam menempatkan Anies sebagai enemy, sehingga selalu mereka gempur dengan percakapan negatif yang mengarah pada ujaran kebencian. Apa pun yang dilakukan Anies selalu disikapi negatif oleh para netizen anti politik Islam.
 
Di samping itu, tingginya sentimen positif tentang Prabowo dipengaruhi beberapa faktor. Pertama, kinerja positif Prabowo sebagai menteri terbaik dalam Kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi) jilid II ternyata cukup membuka mata publik mengenai totalitas mantan Danjen Kopassus itu mengemban tugas negara. Kedua, sikap Prabowo yang jarang sekali mau terlibat dalam percakapan tentang capres 2024 diapresiasi publik sebagai sosok yang tidak ambisius, seperti beberapa menteri lain dalam kabinet.
 
Ketiga, pernyataan-pernyataan Prabowo cenderung mengarah pada pencarian solusi daripada membangun kontroversi atas berbagai masalah nasional akhir-akhir ini.
 
"Berdasarkan analisis Merdeka Institute, selain memiliki sentimen positif tertinggi Prabowo Subianto mempunyai tingkat potential reach lebih tinggi dibandingkan capres lima besar lainnya. Ini menegaskan bahwa Prabowo akan jauh lebih melesat sebagai capres 2024 apabila Ketua Umum Partai Gerindra itu mulai serius dan masif memanfaatkan internet dan berbagai platform media sosial untuk pembentukan opini publik," ujar dia.
 
Prabowo merupakan salah satu tokoh yang belum mengoptimalkan penggunaan media sosial untuk kontestasi Pilpres 2024 daripada tokoh-tokoh lain, seperti Anies Baswedan, Erick Thohir, Ganjar Pranowo dan Ridwan Kamil (RK). Berdasarkan analisis tema dan hashtag masing-masing capres, terlihat percapakan tentang Prabowo di dunia maya cenderung bersifat organik. Sedangkan Ganjar Pranowo, Ridwan Kamil, dan Anies Baswedan tampak beberapa hashtag, analisis percakapan tentang meraka cenderung direncanakan.
 
"Ini mengindikasikan bahwa Prabowo sebagai capres belum mengoptimalkan peran media sosial dan internet pada umumnya, sedangkan Ganjar, RK, dan Anies cenderung telah mempersiapkan diri berkontestasi di dunia maya," ucap dia.
 
Analisis dalam riset ini menggunakan metodelogi pendekatan natural language processing (NLP) untuk mengekstrasi opini dalam bentuk teks. Analisis menggunakan keyword nama-nama capres top five yang sering muncul dalam publikasi survei lembaga-lembaga riset mainstream. Data dikumpulkan mulai 9 hingga 20 April 2022.
 
Penentuan periode analisis ini didasarkan pada beberapa event atau isu besar nasional, seperti demo mahasiswa, polemik tiga periode, dan kekerasan terhadap pegiat media sosial Ade Armando. Metode ekstraksi opini dilakukan dengan teknik knowledge discovery in database (KDD).
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif