Misbakhun. Foto: Medcom.id/Nur Azizah
Misbakhun. Foto: Medcom.id/Nur Azizah

Misbakhun Sebut Artikel Asia Sinintel Sesuai dengan Investigasi BPK

Nasional kasus century SBY dan Century
Whisnu Mardiansyah • 14 September 2018 07:15
Jakarta: Salah satu inisiator panitia khusus hak angket Bank Century Muhammad Misbakhun mengatakan isi artikel media Asia Sinintel yang berjudul 'Indonesia's SBY Government: Vast Criminal Conspiracy' tidak jauh berbeda dengan hasil investigasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Ia meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berani mengusut tuntas kasus ini.
 
"Perihal tulisan di Asia Sentinel itu juga tidak sepenuhnya baru, karena sudah menjadi temuan audit investigasi BPK dan Pansus Angket DPR 2009-2014. Semua juga sudah terpublikasi," kata Misbakhun dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 13 September 2018.
 
Dia menekankan agar KPK tidak berhenti mengusut kasus ini pada kasus Budi Mulya saja. Nyali dan keberanian KPK diuji mengungkap tuntas kasus ini dengan bukti-bukti hasil investigasi BPK dan Pansus yang mengarah ke sosok Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Presiden SBY yang ternyata mengetahui proses bailout yang melanggar hukum tersebut," ujar Misbakhun.
 
Misbakhun membantah tudingan dirinya menggerakan media asing mengulas soal kasus Century. Penulis artikel itu John Berthelsen bukan kali ini saja mengulas kasus-kasus mega skandal.
 
"Memangnya saya ini siapa kok sampai dianggap bisa menggerakkan media asing untuk menulis soal Century. John Berthelsen tidak hanya menulis soal skandal Century, karena dia juga mencermati skandal-skandal besar di negara lain. Silakan lihat rekam jejak tulisan-tulisannya," jelas politikus Golkar ini.
 
Sebelumnya dalam artikel berjudul 'Indonesia's SBY Government: Vast Criminal Conspiracy' yang ditulis John Berthelsen mengulas hasil investigasi kasus ball out Bank Century.
 
Menurut artikel tersebut Pemerintah Indonesia yang berkuasa 2014 telah melakukan konspirasi kriminal terbesar yang mencuri dana USD12 miliar dari pembayar pajak dan mencucinya melalui bank-bank internasional.
 

(SCI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi