Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid. MI/Susanto
Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid. MI/Susanto

Seorang Patriot Tidak Mungkin Menolak Pemberian Negara

Nasional panglima tni gatot nurmantyo panglima tni Gatot Nurmantyo
Anggi Tondi Martaon • 11 November 2020 13:59
Jakarta: Ketidakhadiran mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo dalam pemberian Bintang Mahaputra di Istana Negara, Jakarta, dianggap bukan menolak tanda jasa tersebut. Gatot diyakini menerima tanda jasa yang diberikan negara itu.
 
"Enggak mungkin seorang patriot menerima penghargaan dan kemudian menolak (pemberian Bintang Mahaputra), enggak masuk di akal saya," kata Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 11 November 2020.
 
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menilai Gatot layak menerima Bintang Mahaputra. Gatot dinilai sudah berkontribusi terhadap negara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Beliau panglima tertinggi dan memang layak (menerima Bintang Mahaputra)," ungkap dia.
 
Dia meminta ketidakhadiran Gatot dalam acara pemberian Bintang Mahaputra tidak dijadikan polemik. Sebab, pemberian tanda jasa tersebut sudah melalui prosedur yang ditetapkan perundang-undangan.
 
"Nah Pak Gatot sudah sesuai prosedunya dan layak menerima (Bintang Mahaputra)," ujar dia.
 
Baca: Tak Hadir, Gatot Nurmantyo Tetap Terima Penghargaan Bintang Mahaputra
 
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menegaskan Gatot tetap mendapatkan penghargaan Bintang Mahaputra. Ketidakhadiran Gatot bukan berarti menolak penghargaan itu.
 
"Dalam suratnya Pak Gatot Nurmantyo itu menyatakan menerima pemberian bintang jasa ini, tetapi beliau tidak bisa hadir karena beberapa alasan, salah satunya karena covid-19," kata Mahfud.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif