Ilustrasi Gedung DPR. ANT/Yudhi Mahatma.
Ilustrasi Gedung DPR. ANT/Yudhi Mahatma.

DPR Bantah Terburu-buru Revisi UU KPK

Nasional Revisi UU KPK
Arga sumantri • 17 September 2019 13:15
Jakarta: Ketua Badan Legislasi DPR Supratman Andi Agtas menepis isu DPR terburu-buru merevisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (KPK). Supratman memastikan revisi sudah dibahas sejak lama.
 
"Pembahasan RUU KPK ini sudah berlangsung lama juga di Badan Legislasi dulunya," kata Supratman di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa, 17 September 2019.
 
Menurut Supratman, revisi UU KPK sudah berproses sebagaimana mestinya. Produk legislasi ini tak dikerjakan semalam suntuk. Revisi UU KPK, kata dia, sempat ditunda karena momentum yang tak tepat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Komisi III juga sudah melakukan sosialisasi kepada kesepakatan dengan Presiden dulu dengan pimpinan DPR, bahwa DPR itu harus melakukan sosialisasi menyangkut soal UU KPK ini," ujarnya.
 
Supratman mengatakan pemerintah dan DPR tidak menutup mata terkait pro kontra di masyarakat terhadap revisi UU KPK ini. Ia membantah pembahasan UU KPK cacat secara formil.
 
"Soal orang katakan cacat formil, tidak. Karena ini kan prosesnya meminta pendapat masyarakat itu sudah lama dilakukan, dalam dua tahun prosesnya, cukup panjang," ucap politikus Gerindra itu.
 
UU KPK tidak pernah dikeluarkan dalam program legislasi nasional (prolegnas) tahunan. Hal itu membuat UU KPK tetap bisa dibahas.
 
"Kan yang paling penting itu tidak boleh kemudian kalau dia keluar dari situ. Oleh karena itu bagi kami, Baleg sudah selesai ambil keputusan. Soal pro kontra itu biasa," ujarnya.
 
DPR dan pemerintah menyepakati pembahasan lanjutan revisi UU KPK. Rapat tingkat pertama yang digelar panitia kerja di Baleg berlangsung mulus.
 
Revisi UU KPK masuk pembahasan di tingkat dua, Badan Musyawarah (Bamus). Hasilnya, Bamus sepakat revisi UU KPK masuk agenda paripurna hari ini dan berpeluang disahkan.
 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif