Sekjen DPR Indra Iskandar menyerahkan langsung draf tersebut ke Menteri Sekretariat Negara Pratikno. Medcom.id/Nur Azizah
Sekjen DPR Indra Iskandar menyerahkan langsung draf tersebut ke Menteri Sekretariat Negara Pratikno. Medcom.id/Nur Azizah

Draf UU Ciptaker Tiba di Istana

Nasional Omnibus Law UU Cipta Kerja
Nur Azizah • 14 Oktober 2020 15:34
Jakarta: DPR menyerahkan draf Undang-Undang Cipta Kerja (Ciptaker) untuk ditandatangani Presiden Joko Widodo. Sekjen DPR Indra Iskandar menyerahkan langsung draf tersebut ke Menteri Sekretariat Negara Pratikno.
 
Sesampai di Istana Kepresidenan, Iskandar yang mengenakan jas hitam langsung masuk bertemu dengan Pratikno. Pertemuan masih berlangsung hingga pukul 15.00 WIB, Rabu, 14 Oktober 2020.
 
Draf setebal 812 halaman itu rampung setelah diperbaiki usai disahkan saat Rapat Paripurna DPR, Senin, 5 Oktober 2020. Omnibus Law tersebut mengalami lima kali perubahan sejak disahkan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Indonesia Bisa Bersaing di Dunia dengan UU Cipta Kerja
 
Perubahan mengacu pada jumlah halamannya, yaitu ada draf yang berisikan 1.028 halaman, 905 halaman, 1.052 halaman, 1.035 halaman, dan 812 halaman. Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin mengatakan perubahan itu sekadar teknis pengetikan, mulai dari ukuran halaman pengetikan dan jenis huruf (font) yang digunakan.
 
"Kalau kertas folio jadi tipis. Kalau diketik di kertas A4 jadi banyak. Kemudian font-nya berapa," kata Azis kepada Medcom.id, Selasa, 13 Oktober 2020.
 
Politikus Partai Golkar itu menyebutkan ketentuan penggunaan font dan kertas tidak diatur dalam Tata Tertib (Tatib) DPR.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif