Ilustrasi Medcom.id.
Ilustrasi Medcom.id.

Pemerintah Diingatkan Tak Angkat Penjabat Kepala Daerah dari TNI-Polri

Indriyani Astuti • 09 April 2022 13:21
Jakarta: Pemerintah diingatkan tak menunjuk penjabat (Pj) kepala daerah dari unsur TNI-Polri aktif. Masa jabatan sejumlah kepala daerah akan berakhir pada 2022.
 
"Sejauh ini tidak ada respons dari Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri) ataupun Presiden (Joko Widodo). Diharapkan kita mengimbau jangan tentara atau polisi (yang menjadi penjabat)," kata Guru Besar Universitas Islam Syarif Hidayatullah (UIN) Jakarta Azyumardi Azra dalam sebuah diskusi, Sabtu, 9 April 2022.
 
Menurut dia, opsi pengangkatan penjabat oleh pemerintah pusat dalam mengisi kekosongan jabatan kepala daerah menyurutkan otonomi daerah yang sudah diperjuangkan. Dia mendorong para kepala daerah yang menjabat saat ini diperpanjang masa jabatannya hingga Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pasalnya, para kepala daerah itu punya legitimasi dan dipilih oleh rakyat melalui pilkada. Sedangkan penjabat kepala daerah untuk tingkat provinsi diangkat menteri dalam negeri dan dilantik presiden. Adapun pejabat wali kota dan bupati diangkat pemerintah provinsi (pemprov).
 
"Siapa pun yang diangkat oleh presiden menandakan berakhirkanya daulat rakyat atas otonomi daerah. Kalau yang diangkat propemerintah, dikhawatirkan akan ada politisasi kepala daerah," ucapnya.
 
Baca: Penunjukan ASN Dinilai Meminimalkan Pontensi Konflik Kepentingan
 
Pada 2022 akan ada 101 kepala daerah yang berakhir masa jabatannya. Sebanyak tujuh di antaranya merupakan gubernur atau kepala daerah tingkat provinsi, yakni Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan, Gubernur DKI Jakarta Anies Basweda, Gubernur Banten Wahidin Halim, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, Gubernur Sulawesi Barat Muhammad Ali Baal Masdar, dan Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif