Kepala BNPB Doni Monardo. Foto: Medcom.id/Damar Iradat
Kepala BNPB Doni Monardo. Foto: Medcom.id/Damar Iradat

Lokasi Observasi WNI di Natuna Dipastikan Jauh dari Permukiman

Nasional virus korona
Ferdian Ananda • 02 Februari 2020 16:37
Natuna: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan lokasi observasi warga negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Tiongkok ke Natuna jauh dari permukiman penduduk. Warga diminta tidak khawatir.
 
“Di dalam pangkalan militer jadi warga di sini tidak perlu khawatir,” kata Kepala BNPB Doni Monardo dikutip dari Media Indonesia, Minggu, 2 Februari 2020.
 
Doni menjamin selama proses observasi tidak ada kerugian bagi warga Natuna. Dia juga memastikan tidak ada kerusakan atau pencemaran lingkungan di Natuna.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pemerintah telah menyediakan lokasi khusus untuk observasi para WNI di RSA Natuna, Hanggar Lanud Raden Sadjad Natuna, Kepulauan Riau. Lokasi itu memiliki kapasitas 300 orang dengan fasilitas sesuai standar dan mengutamakan kesehatan, keamanan serta kenyamanan.
 
Observasi dilakukan untuk memastikan WNI yang dijemput dari Tiongkok dalam keadaan sehat sebelum kembali ke keluarganya masing-masing. Proses observasi kurang lebih dua pekan.
 
Para WNI yang mayoritas mahasiswa tersebut akan dipantau kesehatannya oleh tim dari Kementerian Kesehatan. Mereka tidak diperbolehkan keluar dari area selama observasi berlangsung. Mereka juga akan dijaga oleh militer selama 24 jam penuh demi keamanan.
 
Sebanyak 238 WNI dievakuasi dari Tiongkok ke Natuna.Mereka dalam keadaan sehat dan tidak terjangkit virus korona. Operasi pemulangan WNI sesuai arahan Presiden Joko Widodo.
 

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif