Pendukung Diminta tak Euforia Menanggapi Hasil Quick Count

Fachri Audhia Hafiez 29 Juni 2018 16:48 WIB
pilkada serentakpilkada 2018
Pendukung Diminta tak Euforia Menanggapi Hasil <i>Quick Count</i>
Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto - MI/Rommy Pujianto.
Jakarta: Polri meminta pendukung pasangan calon kepala daerah yang menang versi hitung cepat atau quick count tidak bertindak berlebihan. Terlebih belum ada hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Mengimbau pendukung yang sesuai dengan quick count menang, jangan euforia, hura-hura konvoi tutup jalan segala macem," kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto di kantornya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat, 29 Juni 2018.

Setyo mengatakan, pelarangan euforia tersebut untuk menciptakan ketertiban dan keamanan pasca Pilkada Serentak 2018. Terlebih, para kepala daerah yang menang nantinya bakal mengabdi untuk negara di wilayahnya masing-masing.


"Ini baru awal pengabdian bagi yang menang, untuk mengabdi pada daerahnya bukan berarti terus kalau menang itu selesai, enggak ini baru awal pada bangsa dan negaranya di wilayahnya," tutur Setyo.

Setyo berpesan, kepala daerah yang diputuskan menang menjaga nama baik kubu lawan, begitu juga sebaliknya.

"Bagi yang menang. Mari sama-sama kita menjaga nama baik yang kalah maupun yang menang," tukas Setyo.

(Baca juga: Kandidat Diminta tak Emosional Menanggapi Hasil Hitung Cepat)





(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id