Anggota Dewan Pengarah BPIP Ahmad Syafii Maarif - Medcom.id/Dheri Agriesta.
Anggota Dewan Pengarah BPIP Ahmad Syafii Maarif - Medcom.id/Dheri Agriesta.

BPIP Usul Kabinet Jokowi Jilid II Diisi Ahli

Nasional pilpres 2019
Dheri Agriesta • 09 Mei 2019 15:14
Jakarta: Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka. Anggota Dewan Pengarah BPIP Ahmad Syafii Maarif mengusulkan pola penunjukan menteri jika Jokowi kembali terpilih.
 
"Kita juga meminta kalau nanti Pak Jokowi pasti jadi presiden lagi, supaya dibentuk suatu kabinet zaken atau kabinet yang terdiri dari orang-orang ahli," kata Buya Syafii di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 9 Mei 2019.
 
Buya Syafii tak masalah jika menteri berasal dari partai politik. Tapi, partai politik diminta tak cuma mengusulkan satu calon, tapi beberapa kandidat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Presiden lebih leluasa memilih sosok yang tepat mengisi kursi menteri. Buya Syafii menilai Kabinet Kerja yang menyokong Joko Widodo dan Jusuf Kalla tak sempurna.
 
"Kabinet yang lalu ini menurut saya banyak bolongnya," kata dia.
 
(Baca juga:Ma'ruf Belum Pikirkan Susunan Kabinet)
 
Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menghadap Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka. Ketua Dewan Pengarah BPIP Megawati Sukarnoputri menyebut pertemuan ini rutin dilakukan tiga bulan sekali.
 
Megawati didampingi anggota dewan pengarah BPIP lainnya, seperti mantan Ketua PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj, dan Ketua Dewan Pengawas Majelis Budhayana Indonesia Sudhamek. Dalam rombongan itu juga terlihat Plt Kepala BPIP Hariyono.
 
Sementara, Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Pertemuan antara lembaga dan Presiden berlangsung secara tertutup.
 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif