medcom.id, Jakarta: Partai Demokrat mendukung penuh niat Presiden SBY menggugat UU Pilkada ke Mahakamah Konstitusi (MK) atau Mahkamah Agung (MA).
"Kami pasti mendukung, karena kami juga termasuk orang yang kecewa. Pemilihan langsung itu sudah membudaya, baik, tapi perlu dikoreksi," tegas anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Pramono Edhie Wibowo di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (29/9/2014).
Edhie juga menegaskan, sikap SBY sejak awal sudah jelas, mendukung Pilkada langsung. Namun, perlu ditambahkan sepuluh opsi yang diajukan partai berlambang Mercy itu. Sayangnya, tambah Edhie, opsi itu tak mendapat dukungan dalam lobi paripurna sehingga opsi ajuan Demokrat tak bisa diakomodasi.
SBY yang mengaku kecewapun sudah memberikan pernyataan resmi melalui Youtube. Dewan Kehormatan Partai Demokrat yang diketuai Amir Syamsuddin akan memeriksa semua kader partai untuk menyelidiki apa dan siapa di balik walkout Demokrat.
medcom.id, Jakarta: Partai Demokrat mendukung penuh niat Presiden SBY menggugat UU Pilkada ke Mahakamah Konstitusi (MK) atau Mahkamah Agung (MA).
"Kami pasti mendukung, karena kami juga termasuk orang yang kecewa. Pemilihan langsung itu sudah membudaya, baik, tapi perlu dikoreksi," tegas anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Pramono Edhie Wibowo di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (29/9/2014).
Edhie juga menegaskan, sikap SBY sejak awal sudah jelas, mendukung Pilkada langsung. Namun, perlu ditambahkan sepuluh opsi yang diajukan partai berlambang Mercy itu. Sayangnya, tambah Edhie, opsi itu tak mendapat dukungan dalam lobi paripurna sehingga opsi ajuan Demokrat tak bisa diakomodasi.
SBY yang mengaku kecewapun sudah memberikan pernyataan resmi melalui Youtube. Dewan Kehormatan Partai Demokrat yang diketuai Amir Syamsuddin akan memeriksa semua kader partai untuk menyelidiki apa dan siapa di balik
walkout Demokrat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(LHE)